Example floating
Example floating
Daerah

Pemkot Tikep Siapkan Dua Transportasi Laut Tangani Akses Warga Oba Selatan

×

Pemkot Tikep Siapkan Dua Transportasi Laut Tangani Akses Warga Oba Selatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Tidore. Ambruknya jembatan menuju Kecamatan Oba Selatan (Obsel) Kota Tidore Kepulauan tepatnya di jalan Buku Mangga Desa Kususinopa Kecamatan Oba, sehingga berdampak pada akses transportasi warga Menuju Obsel Mendapat respon cepat dari Pemerintah Daerah Kota Tidore kepulauan.

Menurut kepala Bagian Humas Pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan Azis Hadad kepada sejumlah media mengatakan bahwa saat ini Pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kota Tikep bakal menyediakan dua unit transportasi laut berupa kapal kayu untuk memudahkan masyarakat terutama Warga Oba Selatan dalam mengakses transportasi.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Kemungkinan besok Kadishub dan stafnya akan tinjau langsung ke lokasi, dan mereka berencana menyediakan dua kapal kayu disana, dimana satu unit kapal kayu ditempatkan di Desa Maidi, sementara satunya lagi di Desa Kususinopa,” ujarnya saat melakukan jumpa pers dengan para awak media liputan Tidore di ruang rapat Dinas Pekerjaan Umum, Senin, (29/9/19).

Dikesempatan yang sama, senada disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tikep M Ade Soleman, dia mengatakan meskipun ruas jalan di oba selatan merupakan kewenangan pemerintah Provinsi, namun tidak membuat Pemerintah Daerah Kota Tikep menutup mata atau lepas tangan, sehingga untuk memperbaiki jembatan yang ambruk, Pemerintah Daerah Kota Tikep akan membangun jalan alternative dengan target waktu selama 14 Hari.

Baca Juga :  Skandal Dugaan Penyimpangan Bansos di Manyampa, Warga Minta Audit Total dan Pengusutan Pihak Terkait

“Bencana ini datang tentu diluar dugaan kita semua, namun pemerintah sangat serius memperhatikan hal ini,” tambahnya.

Sementara terkait dengan ambruknya jembatan tersebut, kata Ade dikarenakan adanya kikisan air yang mengakibatkan krosing pada jembatan tersebut, selain itu jembatan itu juga dibangun sudah cukup lama yakni di tahun 80 an.

“Alhamdulillah jembatan alternative yang kami bangun sebelumnya di awal tanjakan Buku Mangga sudah bisa terpakai dengan menggunakan konstruksi semi permanen, sementara yang provinsi buat belum terpakai. Namun karena saat ini juga terjadinya ambruk di jalan tersebut, sehingga dalam waktu dua minggu ke depan terhitung dari sekarang kami akan menyelesaikan jembatan alternative yang sementara mau dibangun,” jelasnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini