Faktual.Net, Jakarta – Gubernur Provinsi DKI Jakarta bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) meluncurkan aplikasi Jakarta Utara SEHAD (Semangat Hadapi COVID-19) di halaman Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (23/07/2020).
Selain peluncuran inovasi berbasis teknologi informasi dari jajaran Polda Metro Jaya, kegiatan ini juga disertai dengan peresmian Pusat Layanan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara.
Dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada sekitar 478 masyarakat Jakarta Utara yang melakukan isolasi mandiri setelah diketahui positif COVID-19.
Apilkasi Jakarta Utara SEHAD sendiri merupakan salah satu inovasi berbasis teknologi informasi dari Polres Metro Jakarta Utara dalam rangka adaptasi kebiasaan baru.
“Pagi hari ini kita menyaksikan deretan terobosan dari Polres Metro Jakarta Utara dan juga beberapa Polres lainnya di jajaran lingkungan Polda Metro Jaya. Jakarta ini pusatnya perekonomian, pusat kemajuan teknologi. Karena itu sudah sepantasnya di tempat ini terjadi terobosan-terobosan di dalam pelayanan masyarakat. Jadi saya sampaikan apresiasin, terima kasih kemarin pak Kapolres hadir menceritakan terobosan-terobosannya seperti yang tadi sudah di paparkan yang menunjukkan kepada kita semua betapa kita bisa melayani masyarakat lebih baik dengan memanfaatkan teknologi,”ujar Anies. Kamis (23/07/2020).
Dalam kesempatan itu Anies juga mengapresiasi aplikasi Jakarta Utara SEHAD yang melengkapi usaha yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengendalikan pandemi COVID-19, Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah meningkatkan kemampuan pengetesan PCR dan kapasitas Rumah Sakit sesuai dengan standar WHO.

“Mari kita jaga bersama-sama karena di Jakarta Utara sekarang tempat yang kejadiannya cukup banyak. Dengan aplikasi ini mudah-mudahan Jakarta Utara kita bisa mengendalikan lebih baik mereka yang warnanya merah ini arena aplikasi Jakut SEHAD dan Pantau Jakarta Utara SEHAD ini bisa mengontrol pergerakan orang yang positif. Adanya aplikasi ini membuat kalau pergi lebih dari 25 meter langsung ketahuan langsung diminta untuk pulang. Jadi ini melengkapkan Saru sisi kita mencari orang yang positif aplikasi ini membaut orang yang positif benar-benar bisa isolasi mandiri di tempat dia seharusnya berada. Jadi ini satu kombinasi yang baik. Mudah-mudahan nanti kita bisa perluas,”terang Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies juga menyampaikan aplikasi Jakarta Utara SEHAD akan disinkronisasikan dengan data yang terdapat dalam unit Jakarta Smart City. Anies berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kemampuan testing trancing dan pejangaan pasien positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri.
“Mudah-mudahan dengan cara seperti ini nanti Jakarta lulus ujian COVID-19 Karena kalau COVID-19 ini ujiannya bukan dilihat hari ini atau besok, ujiannya nanti dipantau oleh para penulis beberapa bulan dan beberapa tahun yang akan datang karena peristiwa (pandemi) seperti ini 100 tahun sekali. Ini bukan sesuatu yang akan dibuat opini hari ini. Nanti direview, dilihat bagaimana cara kita bekerja. Dan sumbangan aplikasi ini insya Allah menjadi manfaat yang sangat besar sekali. Mudah-mudahan Jakarta benar-benar menjadi pemenang di dalam menghadapi COVID-19 ini. Insya Allah,” tutup Anies.
Selain aplikasi Jakarta Utara SEHAD, terdapat beberapa aplikasi lain yang diluncurkan dalam rangka peningkatan kualitas layanan di lingkungan Polda Metro Jaya yaitu:
- Aplikasi SPKT KU Polres Metro Jakarta Utara
- Situs Si Pitung Cerdas Polres Metro Jakarta Utara
- Aplikasi Si Pitung Hotspot Polres Metro Jakarta Utara
- Aplikasi Pantau Jakarta Utara Sehad Polres Metro Jakarta Utara
- Aplikasi SAV-E Polres Metro Jakarta Selatan
- Aplikasi Rajawali Polres Metro Jakarta Timur
Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menerangkan, pandemi Covid-19 membuat aktivitas masyarakat terbatas. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju tatanan adaptasi baru tentunya harus menjadi perhatian bersama, salah satunya dengan kehadiran pemanfaatan teknologi ini.
“Suatu apresiasi dengan terobosan-terobosan mulai dari pusat pelayanan masyarakat hingga aplikasi dalam upaya penanganan Covid-19,” terangnya. (Amin/Bintarsih)











