Faktual.net – Jakarta Selatan, DKI Jakarta – Pedagang Pasar Burung Barito, Jakarta Selatan, mengaku semakin bingung menghadapi kebijakan pemerintah. Sejak dilakukan revitalisasi pada 2022, omzet dagang mereka menurun drastis. Kondisi itu kian memperparah perekonomian keluarga pedagang yang bergantung hidup dari penjualan hewan dan pakan di pasar yang sudah berdiri hampir 40 tahun tersebut.
Belum pulih dari dampak penurunan omzet, kini para pedagang kembali dikejutkan dengan rencana relokasi ke Lenteng Agung. Lokasi baru yang ditawarkan dinilai tidak layak karena berada di bagian bawah seperti jurang, akses jalannya sempit, serta jauh dari pelanggan tetap.
“Kalau dipindah ke Lenteng Agung, pelanggan pasti sulit mencari kami. Jaraknya jauh, sekitar satu setengah jam dari Barito. Dagangan juga tidak akan terlihat karena lokasinya di bawah,” keluh Yuli, pedagang makanan hewan di Pasar Burung Barito, Senin (15/9/2025).
Padahal, menurut para pedagang, keberadaan Pasar Burung Barito tidak hanya sekadar pusat perdagangan, tetapi juga telah menjadi ikon Jakarta. Banyak masyarakat yang datang mencari hewan peliharaan atau pakan dengan harga terjangkau.
Hingga berita ini diturunkan, awak media belum berhasil mengklarifikasi pihak Pemerintah Kota Jakarta Selatan maupun Pemprov DKI terkait rencana relokasi pedagang Pasar Burung Barito ke Lenteng Agung.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
















