Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Paslon SALAMAT Resmi Diadukan Ke Polisi, Apdesi Minta Kepala BRI Dievaluasi

×

Paslon SALAMAT Resmi Diadukan Ke Polisi, Apdesi Minta Kepala BRI Dievaluasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Tidore.  Sudah jatuh tertimpa tangga pula, sepertinya pepatah ini patut dialamatkan kepada Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan Nomor Urut 3, yakni Salahudin Adrias – Muhammad Djabir Taha (SALAMAT).

Bagaimana tidak, SALAMAT yang sudah kalah dalam pertarungan Politik di Kota Tidore Kepulauan saat berhadapan dengan Pasangan Petahana yakni Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen alias AMAN pada Pilkada 9 Desember 2020 kemarin. Kini mereka kembali diadukan ke Pihak Kepolisian Resort Tidore oleh Pengurus Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PC Apdesi) Kota Tidore Kepulauan, karena diduga telah mencemarkan nama baik Pemerintah Desa terkait penggunaan Dana Desa yang dilakukan oleh Pasangan AMAN.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Olehnya itu, pada Senin, (11/1/12), PC Apdesi Kota Tikep melalui Ketuanya Muchlis Malagapi dan Sekertaris Amir Abdullah, yang didampingi Kuasa Hukumnya Rustam Ismail.

Di kesempatan tersebut, Rustam selaku kuasa hukum Apdesi Kota Tikep mengatakan bahwa setelah melihat Gugatan dari Paslon SALAMAT yang terkesan menyudutkan Pemerintah Desa, pihaknya kemudian mendampingi kliennya untuk mengadukan Paslon SALAMAT ke Polres Tidore. Karena menurut dia, Gugatan yang dimasukan oleh SALAMAT ke MK dianggap tidak memiliki akurasi data yang valid terkait dengan penggunanaan Dana ADD.

“Kami sudah mengadukan secara resmi, namun setelah berkoordinasi dengan Penyidik, mereka siap untuk menindaklanjuti setelah adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK). olehnya itu Laporan Resminya akan kembali kami sampaikan jika sudah ada putusan dari MK,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pembukaan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

Sementara menurut Ketua Apdesi Kota Tikep, Muchlis Malagapi, menyesalkan sikap BANK BRI Cabang Soasio yang terkesan diam tanpa ada klarifikasi, padahal Institusinya juga ikut diseret dalam gugatan tersebut. Diamnya BANK BRI Cabang Soasio, membuat publik seolah-olah berpikir bahwa apa yang digugat oleh Paslon SALAMAT benar adanya, padahal terkait dengan pencairan Dana Desa tidak digunakan untuk kepentingan Pilkada.

Selain itu membuat Publik ikutan curiga karena menganggap BANK BRI Cabang Soasio tidak kredibel dalam menjaga kerahasiaan Negara.

Untuk itu, Ulis sapaan akrab Muchlis Malagapi ini, meminta kepada BRI Pusat agar segera melakukan evaluasi terhadap Kepala BANK BRI Cabang Soasio yang ikut mendiamkan masalah tersebut, sehingga membuat resah masyarakat yang berada di tingkat Desa.

“Kalau BANK BRI merasa bukan mereka yang kemudian membocorkan masalah pencairan dana, seharusnya mereka angkat bicara. Biar publik tidak lagi memandang sebelah mata terkait institusi mereka,” ungkapnya.

Tetapi karena selama ini BANK BRI lebih memilih diam, kata Ulis Apdesi dengan tegas menyatakan mosi tidak percaya terhadap BRI Cabang Soasio, sehingga Apdesi mendesak kepada Pemerintah Daerah Kota Tikep untuk segera melakukan pengalihan Dana Desa maupun uang daerah lainnya yang berada di BANK BRI Cabang Soasio agar dapat dipindahkan ke BANK lain.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit