Faktual.Net, Jakarta. Bertempat di Jalan Sungai Barito RT 010/001 Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing Jakarta Utara pada pukul 19.23 22 Desember 2018 kami menyambangi Padepokan 7 Galuh Jagad Lumayung yang diketuai oleh Yanuar Rissalah Bin Mamat Chartam
Yanuar sehari-hari adalah seorang Wiraswasta Pelaku Ekonomi Kreatif usaha kembang kelapa, pin golok, gelang tanduk yang intinya semua berkaitan dengan Budaya Betawi.
Yanuar kelahiran 12 Januari 1993 di Bekasi bersaudarakan Ahzzaratu Syifa. Ayah bernama Mamat Chartam dan ibunda Masni yang keduanya merupakan orang Betawi. Darah betawi yang kental di denyut nadi Yanuar itulah mempengaruhinya untuk mengembangkan Budaya Betawi.
“Kerinduan mengenalkan budaya Betawi kepada adik-adik di lingkungan tempat tinggal mendorong saya mau menumbuhkembangkan Budaya Betawi,” ungkapnya.
Padepokan 7 Galuh Jagad Lumayung berdiri pada tanggal 1 Oktober 2018. Milad I untuk Cabang Semper Barat
memang belum genap satu tahun tetapi Milad itu dimaksudkan sebagai gebrakan awal/kegiatan untuk mengenalkan Seni Budaya Betawi kepada masyarakat luas.
Rencana Milad I untuk Cabang Semper Barat akan dilangsungkan di Jalan Sungai Barito Rt 010/001 Kelurahan Semper Barat Kecamatan Clincing Jakarta Utara yang akan dilangsungkan pada tanggal 30 Desember 2018 Pukul 09.00 – 18.00 wib.
Dalam Milad I tersebut akan dihadiri oleh tokoh-tokoh Budaya Betawi, tokoh masyarakat, Lurah Semper Barat dan Camat Cilincing. Kegiatan-kegiatan Milad I Padepokan 7 Galuh Jagad Lumayung Cabang Semper Barat berisikan Seni Pentas Palang Pintu, Permainan Alat Musik Hadroh, Manusia Petasan, Ondel-ondel, Musik Gambang Kromong dan Pengajian.
Menurut Yanuar, Seni Budaya Betawi masih harus perlu dikembangkan sebagai warisan nenek moyang sebagai identitas/jati diri warga Betawi.
Jumlah anggota Padepokan 7 Galuh Jagad Lumayung sekitar 50 orang dari usia 5 tahun sampai dengan 30 tahun dan keanggotaannya bersifat terbuka tidak terbatas pada suku dan agama tertentu.
Yanuar dalam tugasnya sehari-hari didampingi oleh Sekretaris Ira Rizkia dan Bendahara Fitri Safika Dewi. Dan juga Guru Besar M. Sidik dan Penasihat Akim Sanjaya.
Mengakhiri perbincangan, Yanuar berharap dengan kegitan Milad I ini agar Seni Budaya Betawi semakin dikenal dan dicinta masyarakat pada umumnya disamping mengembangkan Ekonomi Kreatif.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
















