Example floating
Example floating
BeritaSpesial Ramadhan

Muhammadiyah Sultra Adakan Pengajian Ramadhan Tanamkan Nilai – nilai Religius

×

Muhammadiyah Sultra Adakan Pengajian Ramadhan Tanamkan Nilai – nilai Religius

Sebarkan artikel ini
Suasana pengajian Ramadhan Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, di Universitas Muhammadiyah Kendari,Sabtu (21/02/2026).
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara (PWM Sultra) melaksanakan pengajian Ramadhan yang bertempat di Gedung Lantai 4 UMK, Sabtu (21/02/2026).

Ramadan merupakan momentum yang tepat dalam meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain dengan memperbanyak ibadah-ibadah wajib maupun sunah.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dengan mengusung tema: “Implementasi Nilai-Nilai Religius Ramadhan” dan dipandu oleh Nurfahmi, S.Pd. M.Pd. Sekretaris PW IPM Sulawesi Tenggara dan Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua PWM Sultra Ust. La Ode Baa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan dakwah pencerahan Muhammadiyah dalam membangun kesadaran keagamaan yang aplikatif di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ust. La Ode Baa menegaskan bahwa ibadah utama di bulan Ramadhan meliputi shiyam (puasa), qiyam lail, qira’at Al-Qur’an, zakat, infak, sedekah, serta i’tikaf. Namun karena keterbatasan waktu, kajian difokuskan pada shiyam sebagai inti pembinaan spiritual Ramadhan.

La Ode Baa menjelaskan bahwa perintah berpuasa merupakan ibadah yang penuh keberkahan dan keuntungan bagi umat Muslim, karena pada bulan Ramadhan pahala amal kebaikan dilipatgandakan.

Baca Juga :  Pembukaan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Resort Ancol Podomoro Jakarta Utara

“Puasa tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pengendalian diri,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kunci utama puasa adalah as-shabr atau kesabaran. Kesabaran dalam puasa mencakup tiga dimensi utama. Sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan, Sabar dalam menerima ketetapan Allah.

“Melalui kesabaran tersebut, seorang Muslim akan memperoleh ganjaran yang tidak terbatas serta peningkatan kualitas keimanan,” jelasnya.

Antusiasme terlihat dari sesi diskusi yang dibuka hingga tiga sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memahami implementasi nilai-nilai religius secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung meriah dengan partisipasi aktif peserta dan dikemas dengan buka puasa bersama (Bukber) warga Muhammadiyah Sultra yang telah menjadi tradisi.

Waraga dan Simpatisan Muhammdiyah diharapkan mampu menginternalisasi nilai kesabaran, kedisiplinan, dan ketakwaan sebagai esensi ibadah puasa, sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi momentum transformasi spiritual dan sosial.

Redaksi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit