Faktual.Net, Bima, NTB. Beragam cara yang dilakukan oleh pelaku kejahatan dalam menjalankan aksi nya, seperti halnya yang terjadi di ATM SPBU Jln. Gaja Mada Kelurahan penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima pada Minggu (23/12/18)
Kali ini motif yang gunakan pelaku dengan cara memasang alat skimming (perekam) di bagian tempat memasukan kartu ATM dan di antara tombol transaksi
Hal tersebut berdasarkan informasi yang di posting oleh akun Facebook milik Fan Bara pada minggu (23/12/), postingan yang menggegerkan warga net tersebut Van Bara menceritakan seseorang yang belum diketahui identitasnya merasa curiga atas alat yang terpajang di tombol ATM saat melakukan transaksi, akibatnya seketika itu pula korban melaporkan kepada pihak SPBU.
“Pihak pengelolah ATM membenarkan bahwa alat skimming tersebut merupakan alat perekam data ATM,” Kata Van Bara dalam postingannya.
Akibat beredarnya informasi tersebut menuai beragam komentar warganet salah satunya akun Facebook milik Zamharirah ZamZam, ia menyarankan kepada pihak pengelola ATM untuk mengefaluasi dan memonitor CCTV di ATM minimal 3 kali dalam sepekan.
“Kan tetap bisa dilihat karna ada CCTV nya jika ada kejanggalan yang terjadi dalam ATM, agar kami juga nasabah bisa aman, jangan jadi kami nasabah yang jadi korban, karna cari duit itu susah sementara pelaku skimming dengan mudah mengambil uang tersebut. buat semua BANK yang menyediakan ATM tolong di evaluasi CCTV nya,” saran nya.
Sementara Akun Facebook milik Chairunnisa Yahya dalam kolom komentarnya mengatakan lebih baik melakukan transaksi di ATM BANK yang lebih aman
“Skimming untuk merekam apa yang kita ketik, lebih baik kita tarik di ATM BANK nya, mungkin itu lebih aman,” Katanya.
Reporter: Juliadin
















