Faktual.Net, Maros, Sulsel. Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas kreatif Tudang Sipulung mengadakan diskusi dengan tema “Merintis Ekonomi Di Usia Muda” bertempar di Warung Kopi (Warkop) DG Te’ne Pasar Tramo, pada Sabtu malam, 17/11/2018. Kegiatan ini merupakan perwujudan semangat generasi millenial Maros dalam menempa diri menjadi seorang enterpreneur.
Kegiatan ini dihadiri oleh dua narasumber yang berasal dari pegiat ekonomi kreatif. Pertama ialah Ismail Ridwan yang berstatus sebagai wirausahawan muda menjalankan usaha pembuat rak telur.
Narasumber lain adalah Wadihul Fikry yang berstatus mahasiswa di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). Mahasiswa ini memiliki usaha pembuatan gantungan kunci dan pin. Sembari berkuliah Wadihul juga gencar membangun usahanya.
Dalam penyampaiannya Wadihul mengatakan bahwa menggagas ekonomi kreatif bisa dimulai dengan hal yang kecil seperti yang ia lakukan. “Melakukan aktivitas jual beli juga sudah menjadi kesenangan saya dan ini bagian dari usaha. Teman-teman bisa mulai membangun usaha mulai dari hobi, ” tuturnya.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Muh Nur Adnan Mahasiswa Hubungan Internasional Unhas. Sementara itu Takbir Abadi Pegiat Komunitas ini sengaja mengadakan acara diskusi untuk membangkitkan semangat berwirausaha mahasiswa dan anak muda. Alasan adalah karena saat ini keadaan ekonomi Indonesia yang tidak optimal.
“Saat ini perekonomian bangsa lagi kurang sehat, rupiah melemah, lapangan pekerjaan minim, angka pengangguran dari kelas terdidik (baca : Sarjana) membludak, maka perlu lahir enterpreneur dari kalangan muda” kata Takbir.
Rencananya kegiatan ini akan rutin dilaksanakan dengan tema berbeda. Manfaat kegiatan ini adalah membuka wawasan anak muda yang bergabung dalam proses diskusi untuk memberikan solusi dalam setiap masalah yang dihadapi oleh pemerintah.
“Dari pada buang-buang waktu dan bermain game, mending asa diri dengan narasi dan aksi” kata Takbir.
Reporter : Ahmad TA
















