Example floating
Example floating
Daerah

Menanggapi Pemberitaan Miring PISEW Jati Rejo, Ini Komentar Achmad Hidayat

×

Menanggapi Pemberitaan Miring PISEW Jati Rejo, Ini Komentar Achmad Hidayat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual. Net, Mojokerto. Beberapa hari lalu beredar pemberitaan oleh beberapa Media tentang Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang merupakan aspirasi dari Henky Kurniadi anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan di Kecamatan Jatirejo yang meliputi Desa Kumitir, Gading dan Dukungharjo telah diduga syarat kepentingan, khususnya kepentingan politik.

Menanggapi pemberitaan tersebut Achmad Hidayat yang tidak lain adalah staf ahli Henky Kurniadi saat dijumpai media pada Kamis, 27/9/2018 didesa yang mendapatkan program tersebut menjelaskan bahwa bahwa, konsep program ini berbeda dengan program pada umumnya. Perbedaannya dimana? Katanya lebih lanjut bahwa program ini dikerjakan dengan konsep Padat Karya Tunai (PKT).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa program PKT adalah program yang meminimalisir penggunaan alat berat. Dicontohkannya seperti penggunaan Hot Mix dan Truck Mixer justru tidak boleh. Sementara program lain yang semisal justru penggunaan alat berat digenjot, yang diminimalisir tenaga manusia.

Baca Juga :  Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luwu Raya

Bahwa kegiatan tersebut syarat kepentingan politik 2019 karena banyak melibatkan orang sebagai tenaga kerja, menurutnya itu hanya propaganda dari oknum tidak bertanggungjawab untuk menjatuhkan Henky Kurniadi.

“Sumber dana program ini APBD, melibatkan banyak orang sebagai tenaga kerja, wajar-wajar saja karena konsepnya padat karya” katanya. Ditanya mengenai dugaan penyelewengan, Achmad menjawab, “jangan main-main”.

Ditambahkannya bahwa program tersebut swakelola tanpa melalui CV atau kontraktor, mulai pengusulan hingga realisasi dikawal dengan ketat oleh Kejaksaan dan Kepolisian. “Jadi jangan ada satu pihak  yang berani menyelewengkan baik dari Desa, Pelaksana atau LSM,” ujarnya.

Mengenai papan keterangan proyek , “saya konfirmasi ke Kepala Desa, sudah terpasang di Desa Gading karena Itu SOP,” ungkapnya.

“Saya menghimbau supaya semua pihak saling memantau dan tidak terburu-buru memberikan informasi yang belum matang. Kita terbuka dengan masukan maupun kritik namun harus membangun,” tegasnya.

Penulis : Arianto Deni Chandra

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit