Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta – Makan makanan kuliner Indonesia memang membuat lidah kita dimanjakan. Indonesia dikenal sebagai salah satu negeri dengan berjuta selera aneka kuliner Nusantara dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Mianggas hingga Pulau Rote.

Maka tak ayal mengapa para penjelajah samudera seperti bangsa Portugis, Spanyol dan Belanda menjadikan Indonesia sebagai target untuk dieksplorasi karena Indonesia tersedia berbagai rempah-rempah penyedap rasa yang membuat makanan menjadi lezat.
Bagi yang pernah menjejakkan kaki ke Bumi Sriwijaya dengan peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya yang termahsyur se antero dunia itu maka pasti akan teringat dan mengidentikan kota Palembang sebagai kota Pempek. Maka istilah pempek Palembang tak kan lekang ditelan waktu dan zaman meski pempek di jual di manapun juga.
Kedai Pempek Ncik May Jalan Raya Komplek UKA RT 001 / 08 Koja Jakarta Utara terdapat kedai Pempek Palembang yang diberi nama Pempek Palembang “Ncik May” Asli dari Palembang, yang berasal dari Jl. Azhari 13 Hulu Lorong Agung 1 Palembang.

Pasangan suami istri Afrizal dan Ncik May ini berpetualang ke Jakarta mempertaruhkan nasib berjualan Pempek Palembang baru dua bulan belakangan ini. Yang menjadi perhatian kita Afrizal dan Ncik May berjualang Pempek ini juga dalam rangka memajukan budaya di dunia kuliner.
Kecintaan mereka kepada Palembang diwujudkan juga dengan membuka kedai dan menawarkan kelezatan kuliner kota Palembang ini bagi masyarakat yang ada di kota Jakarta. Meski mereka ada di Jakarta mereka tetap mencintai dan mengenalkan budaya Palembang melalui kuliner.
Menu aneka pempek tersebut disajikan dalam beberapa varian dan harga seperti : Pempek Kapal Selam dengan telor 1 butir seharga 15K seporsi, Pempek Telor Kecil telor satu dikocok lalu dibuat bulat kecil-kecil seharga 5K , Pempek Lenjer panjang biasa seharga 5K , Pempek Kulit 5K, Pempek Keriting seperti kerupuk 5K, Pempek Lenggang yang diiris dikocok pakai telor digoreng tipis seharga 5K, Pempek Adaan bulat seharga 5K.

Yang menarik dari kedai Pempek Ncik May ini meski terbilang kecil tetapi nampak bersih, dinding dipasang wallpaper yang mearik serta disediakan karaoke bagi para pengunjung yang datang, lidah bergoyang karena kelezatan dan hati dan badan juga bergoyang karena musik yang diperdengarkan didendangkan dan karaoeke pun disediakan dengan gratis… tis… tis… Inilah daya tarik Kedai Pempek Palembang Ncik May.
Kedai mereka buka setiap hari dari Pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. Harapan Afrizal dan Ncik May, “Sekarang masih covid-19 omzet memang sangat berkurang, sehingga dengan demikian kami berharap agar dapat membuka cabang di tempat lain oleh sebab itu pemerintah mendukung dan memberikan fasilitas bagi pelaku usaha UMKM,” ujarnya.
Afrizal berkata, “Penghasilan di masa covid-19 hanya Rp. 300.000.- per hari sementara diperkirakan jika tidak covid-19 omzet dapat diperkerikan dapat mencapai Rp. 1.000.000.- per hari. Oleh sebab itu kami berharap pemerintah melalui UMKM dapat memberikan modal dan dapat difasilitasi tempat yang murah dan layak untuk berusaha,” ucapnya dengan penuh harapan.
Asnawi salah satu pengunjung yang datang dan makan pempek berkomentar, “Lezat, pempeknya asli dan bumbunya pas di lidah, menggugah selera,” ungkapnya sambil menyeruput kuah pempek.
Jadi tunggu apalagi datanglah ke kedai Ncik May anda akan mendapatkan suguhan aneka Pempek asli Palembang tanpa harus pergi ke Palembang. Atau anda dapat memesan sebelumnya di Nomor WA : 0896 2005 2208. Selamat menikmati!















