oleh

Mahasiswa Dan Pemkel Sampara Bentuk Kader Lingkungan

Faktual.Net, Konawe, Sultra. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revolusi Mental bersama aparat pemerintah kelurahan (pemkel) Sampara mengadakan sosialisasi pembentukan kader lingkungan, sebagai wujud gerakan Sampara peduli lingkungan yang merupakan program bersama antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan Sampara, Kabupaten Konawe, provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Pembentukan kader lingkungan tersebut berlangsung di kantor kelurahan Sampara pada Rabu, 31/7/2019.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program mahasiswa KKN Revolusi Mental dalam rangka gerakan Indonesia bersih. Untuk itulah, dalam kegiatan ini akan dibentuk kader lingkungan yang akan bertugas memelihara kebersihan Kelurahan Sampara”, kata Inasra kepada masyarakat yang hadir di kantor kelurahan. Inasra juga mengatakan bahwa selanjutnya kader lingkungan yang terbentuk menjadi garda terdepan menjaga dan mewujudkan lingkungan yang bersih di Sampara.

Lurah Sampara, Elmoha, SP sangat setuju dengan adanya pembentukan kader lingkungan dan berharap kader lingkungan ini akan benar-benar bekerja dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Manimbahoi Polsek Tinggimoncong Aktif Sambangi Warga Binaannya
Rapat Pembentukan Kader Lingkungan Di Kantor Kelurahan Sampara

“Saya sangat setuju dengan program bersama mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam kader lingkungan. Tentu ini adalah hal yang sangat positif dan akan memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat Sampara. Mudah-mudahan siapapun nanti terpilih jadi ketua kader lingkungan, dia bisa betul-betul bekerja”, ujar Semoga.

“Oleh karena itu, saya berpesan agar kader-kader lingkungan yang terbentuk, anggotanya merupakan perwakilan dari semua RW, RW 1, RW 2, RW 3 dan saya harap semua kompak dan bisa bekerja sama”, pesannya.

Baca Juga :  Walikota Tidore Serahkan Sejumlah Bibit Pala Dan Cengkeh Ke Petani

“Lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. ¬†“Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.¬†Olehnya itu kegiatan ini merupakan suatu terobosan positif dalam rangka menjaga kualitas lingkungan hidup”, tutup Elmoha

Reporter : Nuruddin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :