Example floating
Example floating
Berita

Lewat PAW DPRD Batang, Eko Susanto Gantikan Bambang Sasongko yang Pilih Fokus ke Dunia Usaha

×

Lewat PAW DPRD Batang, Eko Susanto Gantikan Bambang Sasongko yang Pilih Fokus ke Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Batang, Jateng – Perubahan komposisi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang kembali terjadi. Eko Susanto resmi dilantik sebagai anggota DPRD Batang dari Fraksi Partai Golkar melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW), menggantikan Bambang Sasongko untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Peresmian tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua DPRD Kabupaten Batang, Suudi.

Dalam sidang tersebut, Suudi membacakan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/109 Tahun 2024 yang berisi pemberhentian dengan hormat Bambang Sasongko sekaligus pengangkatan Eko Susanto sebagai penggantinya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Meresmikan pemberhentian dengan hormat Bambang Sasongko sebagai anggota DPRD Kabupaten Batang dari Partai Golongan Karya, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya,” ujar Suudi.

Usai prosesi, Eko Susanto mengaku langkah awal yang akan ia lakukan adalah beradaptasi dengan lingkungan kerja di DPRD. Ia menyadari dirinya masih baru di dunia legislatif sehingga membutuhkan waktu untuk belajar dari para anggota dewan yang lebih berpengalaman.

“Yang pertama tentu beradaptasi dulu, karena saya masih baru. Saya ingin belajar dari teman-teman anggota dewan yang sudah senior, khususnya di Fraksi Partai Golkar,” kata Eko.

Baca Juga :  Pemkab Batang Terima 16.000 Mushaf Al-Qur’an untuk Dukung Pendidikan Keagamaan

Ia juga menepis anggapan bahwa proses PAW tersebut terjadi secara mendadak atau dilatarbelakangi isu tertentu. Menurutnya, komunikasi terkait pergantian ini sudah berlangsung cukup lama.

“Kalau dibilang mendadak sebenarnya tidak. Mas Bambang sudah berkomunikasi dengan saya sejak sekitar Oktober tahun lalu,” jelasnya.

Eko bahkan sempat ragu untuk langsung menerima kesempatan tersebut karena mempertimbangkan etika pertemanan. Namun setelah melalui pembicaraan bersama, akhirnya keputusan pengunduran diri Bambang diajukan secara resmi.

“Awalnya saya tidak langsung menerima, karena rasanya tidak enak. Tapi kemudian di awal Januari kami bersama-sama ke DPD Golkar untuk mengurus surat pengunduran diri,” tambahnya.

Terkait alasan mundurnya Bambang Sasongko dari kursi legislatif, Eko memastikan keputusan tersebut murni karena Bambang ingin fokus mengembangkan usahanya.

“Mas Bambang ingin fokus menjadi pengusaha. Jadi memang beliau memilih meninggalkan jabatan dewan untuk menekuni dunia usaha. Tidak ada isu lain,” pungkasnya.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit