Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Lestarikan Ekosistem Laut Saponda Dengan Rehabilitasi Terumbu Karang Metode Spider

×

Lestarikan Ekosistem Laut Saponda Dengan Rehabilitasi Terumbu Karang Metode Spider

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Pemasangan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di perairan Pulau Desa Saponda. Foto Udara Rafli
Pemasangan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Pulau Desa Saponda Laut. Foto Udara: Rafli

Faktual.Net, Konawe — Yayasan Mattirotasi Mitra Lestari gandeng Burung Indonesia melakukan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Pulau Desa Saponda Laut, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Minggu (28/07/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada nelayan warga Saponda mengenai pentingnya rehabilitasi terumbu karang yang mengalami kerusakan akibat bahan peledak seperti boom Ikan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Penananaman rehabilitasi bibit karang, pihaknya menggunakan 50 spider yang berbentuk jaring laba-laba yang terbuat dari besi.

Cara penananmanya, mereka melakukan secara kolaborasi dengan menggunakan berupa batu karang, dimana bibitnya direkatkan menggunakan lem campur pasir putih. Sementara metode cangkok menggunakan alat spider dan diletakan di dasar laut dengan penataan terstruktur.

Proses pemberangkatan untuk  rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Pulau Desa Saponda Laut.

 

Program juga ini melibatkan partisipasi masyarakat Desa Saponda Laut yang berprofesi sebagai nelayan yang turut andil dalam upaya perbaikan kondisi ekosistem terumbu karang.

“Jadi manfaat dan fungsinya ini untuk memperbaiki ekosistem terumbu karang yang rusak dan menjadi objek ekowisata bagi para wisatawan,” ujar Kades Saponda Laut, Taris HD.

Selain itu, untuk memperbaiki terumbu karang yang telah rusak, tujuan lain transplantasi ini untuk pemanfaatan terumbu karang secara lestari, perluasan terumbu karang.

Setelah pemasangan transplantasi tersebut, Yayasan Mattirotasi berharap masyarakat di kawasan wisata laut dapat lebih peduli terhadap kelestarian terumbu karang.

Aparat pemerintah Desa Saponda Laut, Edi N Latta mengatakan masyarakat disini 99% pekerjaannya sebagai nelayan yang hanya bergantung kepada laut.

“Jadi kalau lautan kami tidak terjaga, nelayan juga akan sejahtera tapi walaupun lautan terjaga kalau tidak ada SDM yang mengetahui bagaimana menjaga lingkungan seperti terumbu karang misalnya, dengan keberadaan teman-teman ini allhamdulillah karang yang tadinya rusak bisa diperbaiki dan ada penanaman bibit karang sebagai solusi,” ucap Ketua BPD Desa Saponda Laut, Edi N Latta.

Baca Juga :  Camat Puuwatu: Tidak Ada Pungli Saat Pembagian Bantuan Pangan

Edi N Latta juga mengungkapkan, dulu sebelum adanya kegiatan ini, mencari ikan itu sangat susah ketika saat melaut.

“Allhamdulillah sejak tahun kemarin di adakannya kegiatan ini, mencari ikan sudah lebih mudah lagi, dan kesyukuran kami kesadaran masyarakat timbul dengan adanya kegiatan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, masyarakat juga ingin terlibat secara langsung untuk menanam bibit karang, bahkan masyarakat sendiri yang mengusulkan untuk dibuatkan kegiatan setiap dusun menanam bibit karang agar mereka ikut andil dalam menjaga lingkungan.

“Antusias masyarakat sangat tinggi setelah melihat perubahan-perubahan yang terjadi setelah kegiatan ini,” ungkapnya.

Edi N Latta berharap kepada semua untuk terus membantu dan bekerja sama dalam menjaga alam ini untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang merindukan hasil tangkapan banyak, dan terumbu karangnya bagus bisa tertata dengan baik untuk menjadi modal kepada anak cucu kami kedepannya.

“Dari pengamatan kami yang dulu terutama masalah hasil laut, dulu dengan adanya pengalaman rusaknya terumbu karang tempat ikan berkembang biak hasilnya itu menjadi lebih sedikit, tapi sekarang dengan adanya bibit terumbu karang ini menjadi angin segar bagi masyarakat dan nelayan yang ada disini dimana laut menjadi tempat mereka mencari nafkah,” ucapnya.

Edi Latta berharap keedepan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berharap Yayasan Mattirotasi selalu membantu dan selalu membimbing masyarakat Desa Saponda Laut.

“Apapun masalah dan resiko kedepan kami sebagai aparat pemerintah siap, kalau memang ada yang harus diubah kami akan lakukan demi mewujudkan cita-cita pemerintah dan masyarakat disini,” pungkasnya.

Penulis: Kariadi.MR

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit