Example floating
Example floating
Daerah

KT. Kari Sose Panen Bawang Merah Sebanyak 16 Ton

×

KT. Kari Sose Panen Bawang Merah Sebanyak 16 Ton

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Tidore. Kelompok Tani (KT). Kari Sose di Desa Bale Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan resmi melakukan panen bawang merah sebanyak 16 Ton pada Senin, 5/11/2018.

Dalam panen tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Tikep Imran Jasin serta sejumlah perwakilan dari Dinas Pertanian Propinsi Maluku Utara, dan para penyuluh yang bertugas di Kecamatan Oba.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dikesempatan itu, salah satu anggota KT. Kari Sose Misto Isti Subairi mengatakan bahwa dalam pengelolaan bawang merah pihaknya masih terkendala dengan sejumlah fasilitas, berupa Kaisar untuk mengeluarkan hasil panen dan pengangkutan pupuk, Multifator. Mesin Pompa air, dan Rotari. untuk itu dia berharap persoalan tersebut bisa difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kota Tikep.

Selain fasilitas, dia juga menyarankan kepada Dinas Propinsi agar bisa membantu pihaknya terkait dengan bibit bawang merah dan rica kurang lebih sebanyak 5 ton guna dilakukan pengisian terhadap lahan yang telah mereka sediakan yakni seluas 4 Ha. “Kami berharap agar permohonan ini bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan KT. Kari Sose, Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan Imran Jasin kemudian menyanggupi apa yang menjadi kebutuhan mereka, sehingga dia menginstruksikan kepada KT. Kari Sose untuk segera mendatangi kantornyakantornya untuk dilakukan pengambilan pompa air sebanyak 2 unit, selain itu Imran juga bersedia membangun komunikasi dengan Dinas Propinsi Maluku Utara untuk memberikan Hand Tractor kepada kelompok tersebut.

“Soal Kaisar kemarin kami sudah melakukan pengadaan namun masih ditempatkan di pulau tidore, jadi 2019 kami juga kembali melakukan pengadaan untuk diberikan ke petani yang berada di wilayah Oba tetapi dengan kualitas yang lebih tinggi, mengingat lokasi empat kecamatan di oba tidak bisa menggunakan kaisar seperti yang kami lakukan pengadaan di pulau tidore, jadi kemungkinan untuk empat kecamatan di oba ini akan dapat kaisar yang kapasitas angkut lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN 78 UIN Alauddin Makassar Posko 06 Desa Baji Pamai Lakukan Vaksinasi Guna Menjamin Kesehatan Hewan Ternak

Lebih lanjut, Imran mengatakan bahwa untuk tahun 2019 pihaknya telah menempatkan Kecamatan Oba sebagai wilaya produksi bawang merah, hal itu dia lakukan agar mempermudah petani dalam mengelola komoditi holtikultura. Sehingga di kecamatan oba akan difokuskan tanaman prioritasnya adalah bawang, sementara tanaman lainnya bisa disisipkan dengan Rica, Tomat dan Jeruk.

“Kedepan kita ingin mewujudkan Brand dari Bawang ini adalah Bawang Oba, jadi bagi yang membutuhkan bawang di tidore tentu mereka sudah tau tempatnya di Oba, sebagaimana yang orang-orang kenal tentang Tomat yang berada di Gurabunga, dan Ubi Kayu yang berada di Kelurahan Jaya, jadi pemetaan wilayah untuk pengembangan tanaman holkultura ini sudah kita programkan di 2019,” tambahnya.

Untuk itu Imran berharap agar para petani bisa bekerja dengan serius, pasalnya apa yang menjadi keuntungan petani adalah kesejahteraan dari petani itu sendiri.

Imran juga menghimbau kepada penyuluh agar terus intens melakukan pembinaan terhadap kelompok tani yang berada di Kecamatan Oba sehingga bisa menjadi petani yang profesional demi peningkatan produksi pertanian serta dapat mewujudkan Visi Misi Pemerintah Daerah Kota Tikep yang akan menjadikan Tidore sebagai Kota Jasa Berbasis Agromarine.

“Kedepan kami akan mengalokasikan bibit Bawang, Rica, serta jeruk yang langsung dipaketkan dengan pupuk untuk Tidore. Namun soal wilayahnya nanti ditentukan oleh Dinas Pertanian Kota Tikep karena ini wilayah mereka, jadi tinggal dikordinasikan dengan penyuluh dan disampaikan ke dinas pertanian untuk dibuat laporan dan diajukan ke kami,” tambah Uci kepala Seksi Dinas Pertanian Propinsi Maluku Utara.

Sekedar diketahui, dari hasil panen yang dimiliki oleh KT. Kari Sose itu, awalnya hanya melakukan penanaman bawang merah dengan bibit sebanyak 500 kg. Dari jumlah bibit tersebut menghasilkan bawang sebanyak 16 Ton.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit