Faktual.Net, Gowa – ketua PPK Kecamatan Bontolempangang Salahuddin dan ketua PPS Desa Bontolempangang Hairul, melantik Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di desa wilayah kecamatan Bontolempangang kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Kamis pagi (7/11/24)
Pelantikan merupakan salah satu tahap penting dalam persiapan Pemilihan serentak pilkada 2024, (Pemilu). KPPS adalah ujung tombak pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan mereka memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga integritas dan kelancaran proses pemilihan.anggota KPPS yang telah terpilih sebanyak (49) orang di desa bontolempangang,
Perangkat desa, perwakilan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta tokoh masyarakat setempat. Pelantikan ini diawali dengan pembukaan oleh pimpinan acara, diikuti dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) penetapan anggota KPPS yang dikeluarkan oleh PPS atau PPK kecamatan Bontolempangang , Anggota KPPS diminta untuk netral menjalankan tugasnya selama dalam pemilihan Pilkada Serentak tahun 2024.
Anggota KPPS Desa wilayah kecamatan Bontolempangang juga mengucapkan pengambilan sumpah atau janji tugas penyelenggara Pilkada Serentak 2024,menjadi simbol kesiapan dan kesungguhan KPPS dalam menjalankan tugasnya secara jujur, dan adil, serta penuh tanggung jawab. juga ikrarkan pembacaan teks janji yang berisi komitmen untuk menjalankan tugas dengan netral, tidak berpihak, memastikan bahwa setiap tahapan pemungutan suara berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku, mereka juga diingatkan bahwa posisi sebagai petugas KPPS memiliki konsekuensi hukum, yang berarti setiap pelanggaran bisa berujung pada sanksi.
Anggota KPPS diberikan pengarahan teknis mengenai tugas-tugas yang akan diemban selama Pemilu. materi pengarahan meliputi tata cara pengaturan TPS, penerimaan dan verifikasi pemilih, pengisian formulir, dan penghitungan suara. Mereka juga diinstruksikan mengenai cara penanganan potensi masalah di lapangan, seperti antrean panjang, pemilih yang tidak terdaftar, hingga prosedur ketika terjadi keberatan dari saksi pemantau.
Anggota KPPS Bontolempangang juga diberi pelatihan singkat yang bersifat praktis. mereka melakukan simulasi penghitungan suara dan penanganan surat suara tidak sah atau rusak. pelatihan ini bertujuan agar KPPS memahami setiap tahapan teknis secara mendalam, sehingga mereka bisa lebih sigap dalam menjalankan tugas di TPS pada hari pemungutan suara.
Pelantikan ini juga menjadi kesempatan bagi perangkat desa dan pihak PPK atau PPS untuk mengingatkan pentingnya menjaga netralitas dan integritas selama Pemilu. KPPS diharapkan bekerja secara profesional, tanpa terpengaruh kepentingan politik pihak tertentu, demi terciptanya pemilu yang damai, aman, dan bebas dari kecurangan. setelah pelantikan, para anggota KPPS resmi mengemban tugas hingga proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS selesai.
Pelantikan Anggota KPPS di desa Bontolempangang ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memastikan kelancaran pemilu di desa bontolempangang ini. Dengan adanya KPPS yang terlatih dan berkomitmen penuh, proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar, mencerminkan suara rakyat yang murni dan mengedepankan kejujuran serta keadilan.
Reporter : Muh Sattu
Editor : Muh Tahar
















