Ketum KMN Kendari Angkat Bicara Terkait Intimidasi Mahasiswa Papua Di Jawa Timur

300
Muh. Ilhamsyah Manangi - Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Nusantara (KMN) Cabang Kota Kendari

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Nusantara (Ketum KMN) Cabang Kota Kendari Muh. Ilhamsyah Manangi angkat bicara terkait tragedi pengepungan dan intimidasi terhadap Mahasiswa Papua (Mapa) di Asrama Papua pada Sabtu, 17/8/2019.

Sebanyak 43 orang Mapa diamankan terkait dugaan pembuangan Bendera Merah Putih di selokan yang konon katanya pelakunya adalah Mapa sendiri yang belum terbukti sampai hari ini, oleh petugas dilokasi kejadian. Juga ia menyayangkan ada beberapa oknum yang mencoba mempropokasi dengan mengeluarkan statemen yang tidak sepantasnya mesti dilontarkan kepada Mapa yang terkait.

“Kami menyayangkan insiden yang terjadi terkait dengan ketersinggungan masyarakat papua dari beberapa oknum yang melakukan penghinaan terhadap suku papua. Bagi kami ini sudah keluar dari nilai moral pancasila yang menjadi pedoman kehidupan bangsa indonesia” pungkasnya saat ditemui di Sekretariat KMN Cabang Kendari, pada Kamis, 22/8/2019.

Baca Juga :  Peringati Hari Anti Korupsi, BAIN HAM RI Sulsel Desak Kapolda Sulsel Proses Wabup Jeneponto

“Papua adalah sodara kita, kita sodara sebangsa dan setanah air. Kita memiliki tanah air, sejarah dan bahasa pemersatu yang sama tanpa memandang suku, agama dan ras dan lebih dari itu kita memiliki aspek kemanusiaan yang sama untuk terus di jaga dan dihormati tanpa diskriminasi” lanjutnya.

Dalam dialog selanjutnya Ketum KMN Cabang Kota Kendari menyeruhkan persatuan dan tetap menjaga rasa persaudaraan antar anak bangsa.

“Kami terus menyerukan persatuan dan berharap kepada masyarakat papua untuk bersabar dan tetap menjaga persaudaraan kita sesama anak bangsa. Pihak yang melakukan persekusi sebagian kecil tidak mewakili seluruh masyarakat, masih begitu banyak yang mencintai dan mempertahankan agar kita tetap selalu bersatu dalam bingkai kebinekaan dan berdiri diatas dasar ideologi pancasila” imbuh mahasiswa UHO tersebut.

Baca Juga :  Peringati Hari Anti Korupsi, BAIN HAM RI Sulsel Desak Kapolda Sulsel Proses Wabup Jeneponto

Ia juga menyampaikan kepada pihak pemerintah untuk mengusut tuntas oknum-oknum yang menjadi dalang dari terjadinya peristiwa besar di Papua dan Papua Barat, Manokwari.

“Kami meminta pihak pemerintah khususnya aparat keamanan segera mengusut dan menindak tegas oknum yang menjadi pangkal terjadinya kemarahan masyarakat di Papua dan Papua Barat” tutupnya.

Reporter : Marwan

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :