Example floating
Example floating
BeritaHeadlineNasional

Ketua FWJI Jakut Mengutuk Lurah Pluit Pemecat Ketua RW Ungkap Praktek Pungli

×

Ketua FWJI Jakut Mengutuk Lurah Pluit Pemecat Ketua RW Ungkap Praktek Pungli

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Jakarta. | Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kordinator Wilayah (Korwil) Jakarta Utara, Chaerul Syah Hasibuan atau akrab disapa opung, mengutuk perbuatan Lurah Pluit yang diduga memecat ketua RW yang mengukap Pungli.

Opung ikut menyoroti persoalan ketua RW 16 diwilayah Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Santoso, yang disinyalir dicopot oleh Lurah Pluit, karena diduga berbicara mengenai adanya praktik pungutan liar (pungli) di lingkungannya. Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, dinilai lamban oleh Opung dalam mengambil tindakan sehingga Opung mendesak Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk mencopot lurah Pluit.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Apa yang dilakukan Lurah Pluit, ini merupakan sikap arogansi. Dan ini merupakan perbuatan terkutuk, dan sikap kesewenang-wenangan oleh lurah Pluit,” Kata Opung saat memberi keterangan Pers kepada awak media, di Tugu Permai, Koja, Jakarta Utara, Rabu siang (21/12/2022).

Baca Juga :  Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat

Opung, mengatakan, persoalan ini bermula dari masalah dugaan pungli lahan fasos (fasilitas sosial). Jadi fasum (fasilitas umum) fasos itu diobjekkan oleh oknum Jakpro melalui anak usahanya dan disinyalir memaksakan meminta sewa kepada warga Pantai Mutiara di RW 16 Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.

“Lurah jangan sembarangan begitu dong mencopot ketua RW, ketua RW ini dipilih secara demokratis oleh warga, bukan ditunjuk oleh lurah. Jadi pemecatannya, tidak dibenarkan,” Kata Opung.

Opung, meminta dengan tegas kepada PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, sudah waktunya Camat dan Lurah tersebut di copot jika ada indikasi Penyimpangan dalam kasus tersebut.

“Yang begini Gak, perlu lama-lama Pak PJ Gubernur, ini udah waktunya Camat beserta Lurahnya di Copot, apa masih kurang TKD (red-Tunjangan Kerja Daerah),” Kata Opung.

Report : Barita Siburian.

Tanggapi Berita Ini