Faktual.Net,Gowa,Sulsel – Bertempat di Masjid Babussalam Barugaya, Dusun Taipajawa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, pada Minggu, (15/08/2021) sedang diadakan kegiatan rutin kajian Islam.
Kegiatan Majelis Taklim Ainum Nisa dengan tema “Menjalin Silahturahmi dan Urgensi Aqidah dalam Islam” yang menghadirkan Ketua DPD PKS Gowa Suardi S.Pd.i.,MM sebagai penceramah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Saparuddin S.Ag., MM Kepala Pondok Pesantren Ibnul Amin, Muh Nasir Awing S.Sos., Kepala Seksi Trantib Kelurahan Bontomanai, Supriadi S.Pd, Tokoh Agama dan Para jamaah Majelis Taklim Ainum Nisa.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan kitab Suci Al Quran dan buku tausiah karya Ustadz Suardi, serta menerapkan protokol kesehatan.
Menurut Suardi Majelis Taklim itu bisa memperkuat Ukhuwah persaudaraan dan memperpanjang umur dengan bersilaturahmi, memperkuat persaudaraan hubungan kekeluargaan jadi momentum bulan Muharram, bulan yang disucikan oleh Allah SWT.
“Di bulan Muharram ini mari kita memperbanyak amal terutama puasa, puasa Tasu’a dan puasa surrah tanggal 9 Muharram dan tanggal 10 Muharram fadilahnya itu Nabi Saw bersabda bahwa akan menghapus dosa-dosa kita setahun yang lalu”, ucap Ketua DPD PKS Gowa Ustadz Suardi.
Ia menjelaskan bahwa dengan memperkuat amal-amal yang berhubungan dengan sesama manusia juga yang berhubungan dengan Allah SWT.
“Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan yaitu puasa pada hari Asyura pada tanggal 10 Muharram kemudian sebaik-baik shalat setelah Shalat Fardhu shalat lima waktu itu Shalat malam itu adalah tambahan yang kita raih dihadapan Allah SWT”, lanjutnya.
Menurut Suardi bulan Muharram ini adalah momentum untuk berhijrah, sebagai mana pesan-pesan keteladanan dari Nabi besar Muhammad SWT.
“Ketika Nabi Saw sampai di kota Madinah yang pertama adalah membangun Masjid sebagai pusat peradaban yang memberikan solusi dalam menghadapi problematika kehidupan, jadi kita tidak boleh jauh dari Masjid justru kita harus lebih dekat dengan Masjid,” katanya.
















