Example floating
Example floating
BeritaHukumOpini

Ketidakbecusan Kejati Sulsel Usut Dugaan Korupsi ART DPRD Tana Toraja, Adalah Bentuk Pengkhianatan terhadap Rasa Keadilan Publik

×

Ketidakbecusan Kejati Sulsel Usut Dugaan Korupsi ART DPRD Tana Toraja, Adalah Bentuk Pengkhianatan terhadap Rasa Keadilan Publik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Jaksel, DKI Jakarta– 17 Desember 2025 – Saya, Fadil, dengan tegas menyatakan kemarahan dan kekecewaan mendalam atas mandeknya penanganan kasus dugaan korupsi Pengelolaan Anggaran Rumah Tangga (ART) DPRD Tana Toraja yang hingga hari ini masih tertahan di tahap penyelidikan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).

Kasus yang menyeret salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja periode 2019–2024 berinisial WS ini telah lama dilaporkan, diperiksa, dan menjadi konsumsi publik. Namun ironisnya, hingga kini tidak ada kejelasan hukum, tidak ada penetapan tersangka, dan tidak ada kepastian arah penanganan perkara. Kondisi ini patut diduga sebagai bentuk ketidakseriusan, kelalaian, bahkan pembiaran sistematis oleh Kejati Sulsel.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Laporan Proses Masuk ke Kejaksaan Agung RI

Perlu kami tegaskan kepada publik bahwa laporan resmi atas mandeknya penanganan kasus ini telah disampaikan dan masuk ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Langkah ini kami ambil sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap kinerja Kejati Sulsel yang gagal menunjukkan komitmen penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga :  Banjir Kian Parah di Sayap Kota Kendari, GMNI Kritik Keras Ketimpangan Perhatian Pemkot

Ultimatum 1×7 Hari

Kami menyatakan ULTIMATUM TEGAS:

Dalam waktu 1×7 (satu kali tujuh) hari sejak rilis ini disampaikan, apabila tidak terdapat perkembangan nyata berupa peningkatan status perkara, kejelasan arah hukum, dan langkah konkret terhadap pihak yang paling bertanggung jawab, maka kami akan melakukan AKSI BESAR-BESARAN secara terbuka dan terorganisir di Kejaksaan Agung RI, termasuk aksi blokade massa secara damai.

Tuntutan kami:

1. Pemeriksaan ulang dan menyeluruh terhadap kasus ART DPRD Tana Toraja;

2. Penetapan tersangka secara tegas;

3. Penangkapan dan proses hukum terhadap inisial WS;

4. Pembuktian bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Kami menuntut keadilan, kepastian hukum, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu Hormat kami Fadil Musaffar.

Redaksi Sulsel.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit