Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
EkobisInspirasi

Kerjasama dengan BPVP Kendari, UMKM dan BUMDes Dilatih Buat Batako Gunakan FABA Oleh PLN UPDK Kendari

×

Kerjasama dengan BPVP Kendari, UMKM dan BUMDes Dilatih Buat Batako Gunakan FABA Oleh PLN UPDK Kendari

Sebarkan artikel ini
Dari Kiri Ke Kanan, Muhammad Rusli Sain, Laode Haji Polondu, Abdul Hakim
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Kampanye pemanfaatan Fly ASh dan Bottom Ash (FABA) sebagai limbah sisa pembakaran batubara PLTU Nii Tanasa terus dilakukan oleh PLN UPDK Kendari. Ir. Muhammad Rusli Sain selaku Manajer PLN UPDK Kendari terus membangun kerjasama dengan banyak pihak guna pemanfaatan FABA.

Bertempat di Aula Serbaguna Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, PLN UPDK Kendari kembali melakukan kerjasama untuk melatih 16 orang  pelaku UMKM dan BUMDes guna pemanfaatan FABA menjadi Batako dan Faving Blok.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh kedua belah pihak.PLN UPDK Kendari oleh Ir. Muhammad Rusli Sain, BPVP Kendari oleh Dr Laode Haji Polondu.

Ir. Muhammad Rusli Sain dalam sambutannya mengatakan bahwa pemanfaatn FABA ini sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 22 Tahun 2021, bahwa FABA bukan lagi termasuk limbah B3 yang berbahaya sehingga bisa dimanfaatkan untuk publik.

“Dulunya FABA ini termasuk kategori limbah B3, tetapi sejak terbitnya peraturan pemerintah yang menyatakan bahwa FABA tidak lagi berbahaya, maka sudah bisa publik untuk memanfaatkannya”, ucap alumni Teknik Mesin UNHAS tersebut pada Senin, 1 Agustus 2022 di Kendari.

Baca Juga :  Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Muhammad Rusli Sain menyebutkan bahwa dalam sehari PLTU Nii Tanasa mampu menghasilkan 15 – 20 ton FABA sehari. Dan ini merupakan peluang ekonomi yang sangat baik bagi para pelaku UMKM khususnya industri pembuatan Batako dan Paving Blok.

Ditempat yang sama, kepala BPVP Kendari, Dr Laode Haji Polondu mengatakan bahwa upaya yang diilakukan oleh lembaganya dan PLN UPDK Kendari adalah hal yang sangat positif, apalagi FABA ini diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Dr Laode Haji Polondu juga mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan produk hasil FABA dari pelatihan yang akan terselenggara selama 7 hari. Dan dirinya berharap agar masyarakat secara meluas juga bisa menggunakan produk – produk hasil FABA.

“Ini adalah karya inovasi yang patut untuk didukung. Dan semoga tidak terhenti sampai disini tetapi paska pelatihan UMKM dan BUMDes akan terus mengembangkan diri”, ucap Laode Haji Polondu.

Baik pihak PLN UPDK Kendari, maupun BPVP Kendari mengharapkan agar kerjasama ini bisa berlangsung dalam waktu yang lama sehingga banyak alumni – alumni pelatihan yang bisa tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan FABA yang tentunya didapatkan secara gratis.

Redaksi

Tanggapi Berita Ini