Example floating
Example floating
Metropolitan

Kelurahan Sukapura Gelar Rakor Antisipasi Banjir di Musim Penghujan 

×

Kelurahan Sukapura Gelar Rakor Antisipasi Banjir di Musim Penghujan 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara melaksanakan rapat kordonasi terkait penangan antisipasi genangan saat musim penghujan.

Lurah Sukapura, Abdul Rahman Hakim meminta kepada Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengebut pembersihan saluran air agar terhindar dari banjir.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Pembersihan saluran air kiranya bisa dikerjakan secepatnya mengingat akan datang musim hujan,”kata Lurah, saat rapat kordinasi (rakor) penanganan saluran mikro di aula Kelurahan Sukapura, Kamis (19/11/2020).

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara telah mengeluarkan Instruksi Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Penanganan Bencana Banjir telah diteken pada Rabu (30/09/2020) lalu.

Instruksi ini merupakan turunan dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 52 Tahun 2020 Tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir Di Era Perubahan Iklim.

Hadir dalam rakor tersebut  Wakil Dewan Kota, perwakilan sekolah, LMK, Ketua RW, SDA, Kasi Ekbang Kecamatan Cilincing.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Kota, Muhammad Rivani, berharap agar Suku Dinas Sumber Daya Air bisa fokus dengan pekerjaan saluran sesuai instruksi gubernur dalam penanganan antisipasi banjir.”

Bukan hanya saluran besar saja yang menjadi fokus pengerjaan namun saluran kecil sebagai akses jalan air menuju muara kali atau sungai juga harus lancar,”harap Rivani.

Rivani juga menjelaskan, bibir kali harus dilakukan penurapan karena tanah longsor. Selain itu pengerukan lumpur di kali dan waduk diperlukan karena pendangkalan dan lumpur yg banyak.

“Salah satu yang perlu penanganan secepatnya adalah di Pasar Sukapura di RW 12 dan Jalan Tipar Cakung.Di dua lokasi tersebut harus dibuat saluran air karena saat ini tidak ada. Akibat tidak adanya saluran air maka jika musim hujan menjadi tempat bergenangnya air,”terang Rivani.(Amin)

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit