Kelola Informasi Pemkot, Kominfo Mengaku Terkendala SDM Dan Gedung

41

Faktual.Net, Tidore. Meskipun saat ini Pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan telah memiliki Portal Web sebagai alat informasi yang nantinya akan mengabarkan tentang kegiatan-kegiatan pemerintah daerah kota tidore kepulauan secara transparan sehingga mudah diakses oleh masyarakat melalui internet, namun hingga saat ini Portal tersebut belum bisa dimaksimalkan oleh Dinas Telekomunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tikep.

Hal itu dikarenakan Diskominfo Kota Tikep masih terkendala dengan Sumberdaya Manusia (SDM) yang masih terbatas beserta Gedung yang terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung semua bidang untuk bekerja secara maksimal. Sehingga Portal milik pemkot itu masih berada dibawah kendali Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Tikep. Padahal pengelolaan Portal Web beserta kegiatan yang menyangkut dengan penyebaran informasi publik milik Pemkot Tikep iti sudah seharusnya menjadi kewenangan Diskominfo.

“Alhamdulillah tahun ini ada satu peserta yang basicnya IT telah lulus CPNS sehingga akan dimasukan ke Diskominfo, untuk itu yang saya pikirkan saat ini adalah gedungnya, karena itu yang paling penting,” ujar kepala Diskominfo Kota Tikep Muhammad Yusuf saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Baca Juga :  Rumah Dinas Puskesmas Andoolo Ludes Dilalap Sijago Merah

Kendati demikian, untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan ke Pemerintah kota tikep berdasarkan permasalahan yang dialami mengenai pembangunan daerah, Diskominfo telah membentuk Unit Layanan Pengaduan melalui telpon seluler dengan nomor 1708. Dari pengaduan itu akan dikroscek oleh admin daerah kemudian diteruskan pada instansi yang dituju. hanya saja akibat program tersebut tidak bersesuaian dengan RPJMD Kota Tidore Kepulauan sehingga saat ini belum bisa dimaksimalkan secara baik.

“Unit pengaduan ini sudah dibentuk dan tinggal disoialisasi ke masyarakat, namun saat ini kami belum bisa memaksimalkan kegiatannya, karena setelah diusulkan ternyata tidak bersesuaian dengan RPJMD sehingga Bapelitbang tidak mau,” tambah sekertaris Diskominfo Kota Tikep Budi Mustafa.

Baca Juga :  Pemkab Konsel Siapkan Bantuan Hukum Gratis Untuk Warga Kurang Mampu

Sementara terkait masalah Gedung, Budi berkeinginan agar pihaknya bisa menggunakan gedung milik Satpol PP, hal itu dilakukan karena Gedung Satpol PP berdekatan dengan gedung Diskominfo saat ini. Lagipula disamping gedung Kominfo terdapat salah satu Tower yang bisa dimanfaatkan sebagai penghubung jaringan internet. Sehingga dengan begitu gedung yang saat ini dipakai sebagai Kantor Diskominfo bisa dijadikan sebagai gedung Data Center.

“Kalau kita bisa gunakan kantor Satpol PP sebagai kantor Diskominfo maka kantor yang saat ini bisa dijadikan sebagai media center dan layanan pengaduan, bahkan semua data sudah bisa dikelola digedung data center, karena jika tidak begitu maka alay yang telah disediakan untuk kami beserta bantuan dari kementrian tidak bisa dipakai, dan saat ini juga untuk wilayah indonesia timur itu baru Gorontalo yang memiliki gedung data center,” tambahnya.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :