Kegiatan BPP Dua Daerah Di Indonesia Hari Ini Di Tutup

22

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Pelatihan Peningkatan Produktifitas yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan & Produktifitas Unit Pelaksana Tehnis (UPTP) Balai Peningkatan Produktifitas (BPP) Kendari, di dua daerah di Indonesia hari ini resmi ditutup.

Melalui pers realease BPP Kendari menginformasikan bahwa kegiatan Pelatihan Peningkatan Produktifitas Score dan 5-S yang berlangsung selama lima hari sejak tanggal 9 – 13 September 2019 untuk Kabupaten Buton Utara (Butur) resmi ditutup oleh Asisten Dua Bidang Ekonomi & Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Utara, Dr. Ir. Budiyanti Kadia’a, M.S, di Hotel Saraea Butur, 13/9/2019.

“Kami mengapresiasi kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas yang dilaksanakan oleh BPP Kendari karena sangat membantu Kabupaten Buton Utara dalam meningkatkan produktivitas UMKM yang berada di wilayah Butur khususnya dalam penerapan 5-S sehingga para pelaku usaha dapat mengimplementasikan baik di lingkungan tempat tinggal maupun di tempat usaha”, ungkap Budiyanti.

Baca Juga :  BRI Cabang Soasio Diduga Bohongi Nasabah
Foto Bersama BPP Kendari Asisten Dua Bidang Ekonomi & Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Utara, Dr. Ir. Budiyanti Kadia’a, M.S, Dan Peserta Kegiatan 5S

Sebelumnya Kasi Penyelenggara & Pemberdayaan Kabupaten Buton Utara La Ode Harwijaya Kaeba, S.STP menyampaikan bahwa salah satu kunci kesuksesan dan kelangsungan usaha jangka panjang adalah peningkatan produktivitas yang dilakukan secara konsisten dan terus menerus, sehingga pada akhirnya akan mampu mendorong pencapaian peningkatan daya saing regional maupun nasional.

Ditempat terpisah, kegiatan Pelatihan Peningkatan Produktifitas Pengukuran oleh BPP Kendari yang dilaksanakan di Kantor Desa Hunuth Kota Ambon, juga resmi ditutup pada 13 September 2019, setelah lima hari berlangsung sejak tanggal 9 September lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon G.I.S Soplanit, SH yang menutup kegiatan pelatihan, berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat menerapkan ilmu selama kegiatan guna meningkatkan kapasitas pengetahuan maupun usaha. “Jangan lupa tekuni, ilmu pengetahuan diterapkan dalam.aktivitas usaha,” ungkapnya. Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Lattas Kasi Pelatihan Kerja Kota Ambon.

Baca Juga :  Belajar Melantai, Kadis: Saya Minta maaf, Semua Segera Terlayani

Kegiatan Pelatihan Peningkatan Produktifitas 5 – S di dua daerah yaitu di Kabupaten Butur dan Kota Ambon diikuti sebanyak 50 orang peserta yang berasal dari unsur pelaku usaha UMKM, berlangsung selama lima hari 9 – 13 September 2019.

Pelatihan dengan metode Score bertujuan untuk mendukung daya saing pelaku usaha dan perusahaan secara kompetitif dan bertanggungjawab, sedangkan 5 – S adalah metode Pelatihan Peningkatan Produktifitas yang pertama kali diperkenalkan oleh negara Jepang lalu diadaptasi di Indonesia. 5-S, merupakan gabungan lima huruf berawalan S, Seiri (Susun) yaitu menyisihkan barang tak terpakai, Seiton (Susun) yaitu menyusun barang agar terlihat rapi, Seiso (Sasap) yaitu membersihkan segala sampah yang kotor, Seiketsu (Sosoh) yaitu pemeliharaan lingkungan kerja, dan Shitsuke (Suluh) yaitu membudayakan disiplin dan aturan terus menerus dimanapun berada.

Reporter : Wa Ode Deli Yusniati

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :