Kebijakan Rektor UHO “Gunakan Fasilitas Kampus, Mahasiswa Wajib Bayar”

962

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Tolak kebijakan Kampus, ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat UHO pada Senin, 23/9/19 menolak kebijakan rektor UHO Prof. Muhammad Zamrun yang mewajibkan mahasiswa membayar penggunaan fasilitas kampus.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UHO, Maco bersama ratusan mahasiwa, dalam orasinya mengatakan bahwa, Keputusan Rektor UHO bernomor: 2404/UN29/SK/KU/2019 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Universitas Halu Oleo (UHO) dinilai sangat merugikan mahasiwa UHO.

“Sebab kebijakan ini mengharuskan mahasiswa melakukan pembayaran ketika hendak menggunakan fasilitas kampus dengan tarif maksimum mencapai Rp 1,5 juta dan terendah seharga Rp 2 ribu dengan hitungan sekali pakai atau per hari”, ucap Maco dalam orasinya.

Maco menambahkan bahwa untuk penggunaan kursi misalnya, mahasiswa harus mengeluarkan tarif sebesar Rp 2 ribu per unit, meja Rp 15 ribu per unit, LCD Rp 30 ribu sekali pakai, Wireless Speaker tambah Mic Rp 30 ribu, Sound System Rp 50 Ribu, Ruang Rapat Rp 200 Ribu, Halaman Rp 500 Ribu dan penggunaan Aula Rp 1,5 Juta dalam sekali pakai.

Maco selaku Ketua BEM UHO menegaskan jika kebijakan Rektor tersebut tidak berpihak dan cenderung merugikan mahasiswa. Pasalnya, mahasiswa sudah banyak mengeluarkan biaya untuk kuliah di UHO, termasuk uang pangkal dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang cukup besar.

Sementara itu salah satu mahasiswa Fakultas Hukum UHO yang bertindak sebagai orator, dalam orasinya juga menolak keras kebijakan yang dikeluarkan oleh Rektor UHO tentang adanya beban biaya administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa UHO ketika mengadakan kegiatan kelembagaan untuk penggunaan fasilitas kampus yang ada di UHO.

Bukan hanya sampai disitu, mahasiswa FH UHO ini juga mengecam segala bentuk pungutan yang dilakukan oleh oknum-oknum dosen di beberapa fakultas yang ada di UHO, yang mengatasnamakan biaya praktek lapangan, yang sampai saat ini masih terjadi. Sebab ini bertentangan dengan aturan sistem UKT yang berlaku di UHO.

Reporter : Subroto

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :