oleh

Kadis Perdastri Pasang Patok Persiapan Pembangunan Pasar Induk Bontorea

Faktual.Net, Gowa,Sulsel– Salah satu program prioritas bupati gowa yang sejalan dengan aspirasi serta kebutuhan pedagang terhadap kehadiran sebuah pasar induk sayur dan buah yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat, maka pemerintah melalui kadis perdastri Kabupaten Gowa akan segera merealisasikan dengan membangun sebuah pasar induk, Kamis (22/10/20).

“Inilah salah satu pertimbangan yang mendasari Adnan Purichta IYL selaku bupati gowa untuk segera merealisasikan pembangunan pasar induk ini yang berlokasi di Bontorea Kecamatan Pallangga,” ujar Andi Sura.

Menurut kadis perdastri, Pembangunan pasar induk Bontorea, merupakan salah satu program prioritas dari Bupati Gowa Adnan Purichta IYL. Yang menilai keberadaan penjual sayur dan buah selama ini yang berjualan di sepanjang jalan poros Gowa-Takalar sudah sangat mengganggu pengguna jalan, bahkan sering membuat kemacetan, karena terkadang jualannya sampai memakai badan jalan dan menimbulkan kesan yang kotor serta kumuh.

“Dengan luas kurang lebih 2 hektar, diharapkan dapat menampung semua pedagang sayur serta buah yang selama ini masih banyak melakukan aktifitasnya disepanjang jalan poros dan ditargetkan pembangunannya akan selesai serta dapat difungsikan pada tahun 2021,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gelar Apel Kasatwil, Ini Arahan Dari Kapolri:

Dengan demikian jika pembangunan pasar tersebut telah selesai, maka  pedagang sayur dan buah di Kabupaten Gowa telah memiliki pasar induk permanen yang memang sangat dibutuhkan dan pedagang dapat melakukan semua aktifitas perdagangannya dengan lancar dan tenang.

“Dengan tersentralisasikannya semua pedagang, kedepannya diharapkan tidak lagi menimbulkan kemacetan lalu lintas yang selama ini banyak mendapat sorotan serta dikeluhkan oleh para pengguna jalan poros gowa dan takalar,” sambung Kadis Perdastri.

Bupati gowa Adnan Purichta IYL, sebagaimana yang dikatakan oleh Kadis perdastri kab gowa Andi Sura, Msi, saat pemasangan patok-patok untuk pembangunan pasar tersebut mengatakan kepada awak media bahwa, ini adalah salah satu program prioritas Bupati Gowa di antara program-program prioritasnya dan bertujuan untuk memberikan sebuah fasilitas pasar induk yang permanen, sekaligus untuk merelokasi para pedagang yang sampai saat ini masih menempati lahan sementara dan tempat mereka selama ini melakukan aktifitas dagangannya.

Baca Juga :  Pilkada Butur 2020 : Dia, Peralihan yang Diperdebatkan

Untuk itu pemerintah dalam hal ini, kadis Perdastri gowa telah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan keinginan masyarakat dan pedagang akan kebutuhan sebuah pasar induk di  yang selama ini belum ada secara permanen.

“Pembangunan pasar Induk ini rencananya akan dibiayai oleh dana tugas pembantuan APBN kementrian perdagangan sebesar Rp 2,5 M dengan estimasi waktu pengerjaan dan penyelesaian pembangunannya selama 70 hari kerja,” tutupnya.

Untuk itu kadis perdastri kab gowa Andi Sura, berharap kepada seluruh pedagang sayur dan buah yang ada untuk bekerjasama dan mengikuti petunjuk serta arahan pemerintah, demi mewujudkan keinginan pedagang untuk mempunyai pasar induk sayur dan buah yang permanen, dengan melakukan pendaftaran/registrasi yang akan dilakukan oleh dinas perdastri.

Red : Saenal Abidin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :