Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemilu 2024

JPPR Sultra Terima Kunjungan Bawaslu, Bangun Sinergitas untuk Pengawasan Pemilu 2024

×

JPPR Sultra Terima Kunjungan Bawaslu, Bangun Sinergitas untuk Pengawasan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Tim Bawaslu Sultra dan JPPR Sultra. Foto: Ist.

Faktual.Net, Kendari, Sultra — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalin Sinergisitas dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sultra, untuk melakukan pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang.

Kunjungan dan silaturahmi antara JPPR dan Bawaslu Sultra Rabu (28/12/2022), untuk meningkatkan konsolidasi dengan pemantau pemilu secara intensif.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam kunjungan tersebut, Analis Kebijakan Bawaslu Sultra Marlina menyampaika, bahwa JPPR adalah mitra strategis dalam pengawasan Pemilu untuk menguatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu.

“Kami dari Bawaslu melakukan kunjungan hari ini dalam pengawasan partisipatif untuk menciptakan pemilu 2024 yang berkualitas. Dengan adanya pemantau ini bisa membantu pengawas pemilu terhadap proses jalanya pemilihan 2024,” ujar Marlina.

Selain itu, tidak hanya memberikan legalitas kepada pemantau dalam bentuk akreditasi, namun juga bersama pemantau melakukan sinergi pencegahan dan pengawasan Pemilu Serentak Tahun 2024.

“Penguatan kerja sama Bawaslu dan lembaga pemantau pemilu di antaranya terkait penguatan pendidikan politik, pemantauan tahapan pemilu dan isu krusial, serta penyediaan data untuk riset,” ungkapnya.

Analis Kebijakan Bawaslu Sultra Marlina.

Semakin banyak kelompok masyarakat, masi kata dia, terlibat menjadi pemantau semakin banyak kelompok masyarakat terlibat menjadi pemantau, maka masyarakat akan semakin melek politik.

“Semakin banyak lembaga pemantau, kerawanan bisa semakin diantisipasi, dan pelanggaran bisa diminimalisir sehingga pemilu bisa semakin bermartabat, dan demokrasi yang berkualitas,” ucapnya.

Tak hanya itu, yang dikunjungi saat ini diprioritaskan lembaga pemantau yang terakreditasi. Namun, untuk saat ini lembaga pemantau lokal masi dalam tahapan verifikasi adminitrasi.

Baca Juga :  Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan

“Lembaga pemantau yang telah terakreditasi dan terdaftar di Bawaslu Sultra yaitu JPPR, Lembaga Studi Visi Nusantara (Vinus), KIP dan lembaga pemantau lokal masi dalam tahapan verifikasi adminitrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah JPPR Sultra, Multi Sri Asnani, SH.,MH bersama anggota beraudiensi dengan Bawalsu terkait Sinergisitas program tentang pengawasaan dan pendidikan pemilih.

“Desain kepemiluan saat ini memberikan tambahan kerja ekstra bagi penyelenggara pemilu, termasuk JPPR sebagai pemantau pemilu karena pemilihan legislatif, Pilpres,dan Pilkada akan dijalankan secara maraton,” ungkap Multi Sri Asnani saat ditemui media ini.

Dia menjelaskan juga terhadap kunjungan Bawaslu ke JPPR Sultra, adalah upaya penguatan pengawasan partisipatif dalam rangka menjawab tantangan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024. Tantangan lain yang dihadapi bersama adalah kesadaran masyarakat atas kedaulatan yg dimilikinya masih rendah.

“Atas tantangan tersebut, JPPR berharap kepada Bawaslu agar melaksanakan kegiatan yang sustansial yang benar-benar membangun kesadaran politik dan pengawasan partisipatif. Karena parameter dan kualitas dari pengawasan partisipatif adalah adanya laporan,” harap Multi Sri Asnani.

Pihaknya berharap agar Bawaslu membuka informasi secara maksimal kepada masyarakat tentang hasil kerja kerja pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Penegakan sengketa yang telah dijalankan oleh Bawaslu harus terdokumentasi dan terinventarisasi secara baik.

“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara Bawaslu, pemantau pemilu dan masyarakat pemilih. Karena ini menjadi kunci peningkatan partisipasi bersama masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Kariadi

Tanggapi Berita Ini