Faktual.Net, Sinjai, Sulsel, Jalan penghubung Desa Terasa dan Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Tak kunjung diperbaiki sejak zaman Kolonial Belanda warga Warga Dusun Tonrong kerja bakti, Minggu, (21/02/2021).
Puluhan warga Dusun Tonrong Desa Terasa di pelopore kepala Dusun Tonrong, Harun melakukan pengocoran jalan secara swadaya dengan Panjang sekitar tiga kilometer (3 Km), dan Lebar empat puluh Centi meter (40cm)
“Jalanan yang ada di Dusun Tonrong Desa Terasa yang panjangnya sekitar kurang lebih 3 km ini dicor dengan rol ban saja namun pengocoran ini hanya dilakukan di beberapa titik yang dianggap oleh warga sangat terjal dan licin serta sulit dilalui terutama saat musim hujan turun” ucapnya
Jalan Tersebut bukan hanya di gunakan masyarakat membawah hasil bumi dan digunakan pengunjung ke Wisata Air Terjun Laliako.
“jalan ini digunakan oleh masyarakat dusun Tonrong untuk mengangkut hasil bumi yang ada di Dusun Tonrong seperti cengkeh, coklat, gula merah dan tanaman hasil bumi lainnya kemudian selanjutnya dijual di pasar dan juga pengunjung Wisata Air Terjun Laliako yang ada di Dusun Tonrong” ungkapnya
Adapun Sumber dana digunakan biaya material bersumber dari partisifasi warga Tonrong, warga Desa Bonto Salama bahkan Wakil Bupati ikut berpastisipasi.
“Masyarakat dusun Tonrong bersyukur karena melakukan pengocoran jalan secara swadaya yang sumber dananya untuk membeli semen dari beberapa sumber, selain dari masyarakat Dusun Tonrong ada juga dari Desa Bonto Salama sebagai Dusun tetangga, bukan hanya itu masyarakat juga sangat bersyukur dan terimakasih yang sebesar-besarnya karena dapat bantuan juga dari Andi Kartini Ottong sebagai Wakil Bupati Sinjai”. Kata Harun
Sementara warga Dusun Tonrong Syamsul juga berharap kepada pemerintah Desa dan juga Pemda Sinjai agar pembangunan infrastruktur di Dusunnya diperhatikan.
“Kami juga ingin melihat sampai dimana perhatian pemerintah kepada kami di Tonrong saat melakukan pengocoran jalan secara swadaya seperti ini dan juga masyarakat yang lain apa bila ada yang ingin memberikan kami sumbangan untuk membeli semen meskipun itu seikhlasnya saja” harap Syamsul.
Editor:Dzul
















