Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline

Jajaran Kementerian LH Kunjungi Bank Sampah Kenanga Semper Barat Jakarta Utara 

×

Jajaran Kementerian LH Kunjungi Bank Sampah Kenanga Semper Barat Jakarta Utara 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Jajaran Kementerian Lingkungan Hidup (Kementerian LH) mengunjungi Bank Sampah Kenanga di RW 04, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Nurwayah anggota Komisi XII DPR RI, Edy Mulyanto Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman Asisten Pembangunan Sekko Jakarta Utara.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Turut hadir pula Sukarmin Lurah Semper Bara beserta jajaran, Jumadi Ketua RW 04 Semper Barat dan Suhadi Ketua LMK Semper Barat.

Kedatangan rombongan disambut oleh Nurfiah, Ketua Bank Sampah Kenanga Semper Barat, yang memaparkan profil dan perjalanan bank sampah tersebut. Dikesempatan itu, Nurfiah menekankan visi Bank Sampah Kenanga dalam mewujudkan sampah plastik untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas. Di kesempatan itu ia juga turut menjelaskan kriteria pengelolaan sampah yang diterapkan, meliputi sampah anorganik dan organik.

Lebih lanjut, Nurfiah juga memaparkan inovasi Bank Sampah Kenanga dalam meningkatkan ekonomi nasabah, yaitu melalui program Pembayaran PAUD menggunakan sampah dan Pinjaman ASKA (Ayo Sedekah Sampah) yang membantu biaya pendidikan anak serta usaha kecil menengah, dengan pembayaran cicilan juga menggunakan sampah. Hal ini menunjukkan komitmen Bank Sampah Kenanga dalam mengelola sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi nasabah.

Baca Juga :  CWIG: Dana USD 1 Juta Diakui Berada di BAT Bank, Pengembalian Tertunda dan Form Pembatalan Berisiko Melemahkan Hak Korban

Direktur Lingkungan Hidup Agus Rusli dikesempatan itu menuturkan berbahagia sekali melihat semangat dari Bapak dan Ibu pengurus Bank Sampah Kenanga punya inovasi yang cukup bagus, cukup membuka mata kita bahwa sampah bisa memberikan nilai manfaat lebih.

Tadi kita denger ada pinjaman di bayar dengan sampah, pinjaman ke warga juga yang membutuhkan dan di bayarnya juga melalui sampah dan asetnya berputar.

“Alhamdulillah banyak warga juga menyekolahkan anaknya di PAUD di sini dan membayarnya dengan sampah,”ujarnya.

(Amin)

Tanggapi Berita Ini