Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Inovasi Kolaboratif, SKIPM Palu Bergerak Cegah Penyebaran Penyakit Ikan Karantina

×

Inovasi Kolaboratif, SKIPM Palu Bergerak Cegah Penyebaran Penyakit Ikan Karantina

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Palu, Sulteng. Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit ikan karantina, Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palu, Hamzah, SPi, Msi, bekerja sama dengan tim Pengawasan Pengendalian dan Informasi (WASDALIN) yang dipimpin oleh Irmawan Syafitrianto, S.Pi, MP, melakukan kegiatan pemantauan penyakit ikan karantina di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Rabu, (14/6/2023).

Pemantauan penyakit ikan karantina (PIK) dilakukan dengan tujuan untuk memetakan sebaran penyakit ikan karantina di beberapa wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Poso, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Toli-Toli, dan Kabupaten Buol. Langkah ini diambil mengingat meningkatnya kegiatan lalu lintas produk perikanan, baik dalam bentuk ekspor, impor, maupun distribusi antar daerah.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam pemantauan tersebut, jenis ikan yang menjadi fokus utama adalah ikan mas dan ikan nila untuk Kabupaten Poso dan Buol, serta udang vaname untuk Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Toli-Toli. Data yang dihimpun melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan menjadi acuan dalam pencegahan risiko penyebaran penyakit ikan.

Untuk memastikan keakuratan hasil pemantauan, sampel ikan yang terkumpul akan diuji di Laboratorium Balai Uji Standar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BUSKIPM) di Jakarta. Laboratorium ini telah terakreditasi ISO 17025:2017 dan memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan pengujian penyakit ikan karantina.

Baca Juga :  Tanpa Jeda! Usai Gelar Simulasi Kebakaran di RSUD H. Andi Depu, Damkar Polman Langsung Terjun Cari Korban Tenggelam di Sungai Maloso

Irmawan Syafitrianto menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, dinas perikanan kabupaten/kota, serta penyuluh perikanan dalam upaya mencegah penyebaran penyakit ikan karantina. Kolaborasi antara semua pihak tersebut menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan melindungi populasi ikan dari penyakit yang berpotensi merugikan.

Dalam konteks ini, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan adanya gejala penyakit ikan karantina, bekerja sama dengan dinas perikanan setempat, dan mengikuti anjuran serta petunjuk yang diberikan oleh pihak terkait. Upaya ini akan menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah penyebaran penyakit ikan yang dapat mengganggu kestabilan sektor perikanan.

Dalam pernyataannya, Irmawan mengungkapkan, “Dengan keterlibatan aktif semua pihak dan kesadaran akan pentingnya pencegahan, kita dapat mencegah penyebaran penyakit ikan karantina. Hal ini akan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap sumber daya perikanan kita dan menjaga keberlanjutan sektor perikanan di Sulawesi Tengah.” tutupnya.

Bagi informasi lebih lanjut tentang upaya pemantauan penyakit ikan karantina dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil, masyarakat dapat menghubungi Dinas Perikanan setempat atau Stasiun Karantina Ikan terdekat.

Reporter Sulteng : Indra JM

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit