Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Kementerian Agama Kota Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Jenjang MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA, di MAN 21, Jumat, (07/07/2023).
Adapun tema yang di angkat dalam kegiatan tersebut Memperteguh Akhlak Mulia, Kreatif, Inovatif, Berwawasan Kebangsaan, Cerdas, Sehat, Disiplin serta Mengusai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kakankemenag Kota Jakarta Utara, Moh. Komarudin yang juga dihadiri Kakanwil Kemenag Prov. DKI, Kabag TU, Kabid Penmad serta jajarannya, Kasubbag TU, para Pengawas Madrasah, para Kamad Negeri dan Swasta dan Komite KSM dan jajarannya.
Komarudin menyebut KSM menjadi salah satu variabel dan instrumen evaluasi peningkatan kualitas mutu lembaga. Namun demikian, sambung Komarudin, prestasi pendidikan tidak boleh dikapitalisasi oleh Madrasah Negeri maupun oleh Swasta.
“Hari ini Madrasah hadir dan menjadi instrumen bidang agama dari unsur karakter yang menjadi kebutuhan besar dan menjadi problem pembangunan bidang agama,” ungkap Komarudin.
Komarudin pun optimis, dengan akhlak karimah atau setidaknya tidak kurang dari 30% pendidikan agama di Madrasah, pendidikan karakter dapat diselesaikan oleh Madrasah.
“Selamat dan sukses kepada semua kita khususnya para duta masing-masing Madrasah. Kami berharap Kota Jakarta Utara dapat menunjukkan prestasi di tingkat nasional dengan ridho Allah SWT,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah MI Alkhairiyah, Koja, Jakarta Utara, Abi Fajar yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, tujuan Ikut kegiatan (KSM) Jenjang MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA adalah agar para peserta didik khususnya MI Al Khairiyah dapat menambah wawasan, membuka cakrawala berpikir, dapat mempeluas pengetahuan antara nilai nilai keislaman dan ilmu sain dan teknologi, tentunya yang terbungkus dalam bingkai akhlakul karimah.
Materi yang di dapat adalah pengetahuan yang terintegrasi, jadi tidak ada lagi pemahaman bahwa ilmu pengetahuan tidak ada hubungannya dengan ilmu agama, begitupun sebalik nya. Namun, sekarang terpadunya antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu ilmu agama juga dapat mengembangkan bakat dan minat dibidang sain.
“Tujuan kami mengikuti kegiatan adalah agar para peserta didik khususnya MI Al Khairiyah dapat menambah wawasan, membuka cakrawala berpikir, dapat mempeluas pengetahuan antara nilai nilai keislaman dan ilmu sain dan teknologi, tentunya yang terbungkus dalam bingkai akhlakul karimah.
Kedua, memotivasi peserta didik agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan juga spiritual berdasarkan nilai nilai keagamaan
Ketiga menumbuhkembangkan budaya kompetitip yang sehat dikalangan peserta didik madrasah,”tambahnya.(Amin)















