ILMI Sultra “Produsen Madu Hutan Di Anjurkan Bayar PNBP”

181

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Pengusaha madu yang tergabung di Ikatan Lebah Madu Indonesia (ILMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menganjurkan anggota untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Warqah Hamzah, S.Hut selaku sekretaris ILMI Sultra pada Rabu, 4/12/2019 kepada faktual.net melalui pesan selulernya di Kendari.

Pria yang sehari-hari aktif sebagai Bakti Rimbawan di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) unit XXIV Gularaya mengatakan bahwa Madu Hutan yang dibayar PNBP nya menandakan bahwa Madu Hutan tersebut telah legal beredar dimasyarakat dengan pengawasan dan pembinaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan dinas Kehutanan Provinsi Sultra.

Baca Juga :  3.500 Sertifikat Tanah Program PTSL Dibagikan di Jakarta Utara

Pemilik brand MaduQi juga mengatakan bahwa di internak ILMI Sultra sudah terbangun kesepakatan antar anggota yakni jenis Madu Hutan atau Trigona mempunyai standar harga yang sama ditingkat konsumen agar kualitas Madu Murni terjamin.

Selain itu tambah Warqah bahwa harga madu di ILMI Sultra relatif lebih mahal dengan Garansi Asli 100 % Tanpa campuran seperti gula merah/pasir atau bahan berbahaya lainnya.

Baca Juga :  3.500 Sertifikat Tanah Program PTSL Dibagikan di Jakarta Utara

Ditambahkannya lagi bahwa ILMI Sultra akan mengidentifikasi dan menginventarisasi para pengelola madu dari tingkat hulu (pemburu/peternak madu) sampai tingkat pengusaha/penjual yang amanah demi menjamin kualitas madu yang beredar di konsumen bukan madu Oplosan/Buatan/Campuran.

Reporter : Aco RI

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :