oleh

Hebat. Satu-Satunya Desa Di Kecamatan Tompobulu Yang Menjaga Dan Melestariakan Tanah Adat

Faktual.net, Datara, Gowa_ Budaya gotong royong masyarakat desa datara kecamatan tompobulu kabupaten Gowa. Setiap tahunnya melakukan penanaman¬† padi di sawah “tanah adat” setiap tahunnya pada musim cocok tanam yang di ikuti kurang lebih 2000 orang dari lima Dusun sedesa Datara.

Sementara itu Tokoh adat yang juga sebagai Ketua badan permusyawaratan desa datara
Drs.H.Abd Karim boko saat dikomfirmasi media faktual.net mengatakan.”kegiatan ini merupakan kegiatan rutin masyarakat desa datara, dimana kegiatan ini sudah ada sejak dahulu hingga turun-temurun sampai saat ini.

Inti atau makna dari kegiatan ini merupakan simbol kekompakan dan kebersamaan masyarakat desa datara, semoga dengan adanya kegiatan ini kekompakan dan budaya adat masyarakat desa datara terus bertahan hingga anak cucu kita kedepan”. Ucap tokoh adat desa datara

Baca Juga :  Wabup Buteng Meninggal Dunia, Rencana Pemakaman Secara Kemiliteran Rabu Besok

Sementara itu kepala desa datara kecamatan tompobulu gowa askar anwar liwang saat dikomfirmasi awak media faktual.net mengatakan.”Kami selaku pemerintah Desa Datara sangat bangga dan berterima kasih kepada masyarakat desa datara.

yang sampai saat ini telah mempertahankan budaya nenek moyang kita dan menjaga kelestarian adat di Desa Datara, sistem penggarapan tanah adat ini memang di landasi oleh kesadaran masyarakat itu sendiri mulai dari penanaman padi dengan bersama-sama.

Perlu di ketahui bahwa ada lima dusun se desa datara yang ikut bergotong-royong menggarap sampai panen. inilah salah satu bentuk kekompakan Masyarakat kami yang mesti kita pertahankan samapi anak cucu kita di masa yang akan datang”.ucap kades muda sekecamatan tompobulu tersebut

Baca Juga :  Peduli Korban Banjir, Sahabat Relawan Sultra Salurkan Donasi Melalui Lazis Wahdah Sultra

Lebih lanjut askar liwang.”Tanah adat ini memiliki luas 1 Hektar yang bertempat di dusun mampua yang biasa di sebut “PA’GALARANGGANG” khusus untuk kepala desa Datara.

Dan ada beberapa lagi tanah adat yang di garap oleh masing-masing tokoh ada dan kepala dusun setempat atau yang lebih di kenal masyarat setempat ketua P3A (pinati)”.tutup kades datara

Reporter : Saenal Abidin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :