Example floating
Example floating
BeritaDaerahEdukasiInformasi

Hari kedua Operasi Keselamatan Kieraha, Polresta Tidore Intensifkan Edukasi dan Ramp Check

×

Hari kedua Operasi Keselamatan Kieraha, Polresta Tidore Intensifkan Edukasi dan Ramp Check

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Malut,Tidore. Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Kieraha 2026 pada Selasa (3/2/2026), Polresta Tidore Kepulauan semakin mengintensifkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat melalui pendekatan preemtif yang humanis di pusat keramaian.

Satgas Preemtif yang dipimpin oleh IPDA I. P. Oka Suarta, S.H. turun langsung ke areal Pasar Gosalaha, Kelurahan Indonesiana, untuk membagikan leaflet serta memberikan edukasi tatap muka kepada para pengguna jalan, pelajar, hingga komunitas sopir angkutan umum.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H., untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif, terutama dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang.

​Sejalan dengan kegiatan edukasi tersebut, Satgas Preventif di bawah pimpinan IPDA Dudy berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan untuk melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum di terminal.

Pemeriksaan menyeluruh ini mencakup aspek fisik seperti sistem pengereman, lampu, dan kondisi ban, hingga pemeriksaan kelengkapan administrasi guna menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat pengguna jasa transportasi. Kapolresta menegaskan bahwa pemeriksaan ini sangat krusial untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi prima sebelum melayani penumpang dalam mobilitas menjelang hari raya.

​Mengenai dinamika di lapangan, Satuan Lalu Lintas mencatat bahwa jenis pelanggaran yang ditemukan selama dua hari operasi ini masih didominasi oleh perilaku pengendara roda dua yang mengabaikan penggunaan helm pelindung serta ketidaklengkapan komponen teknis kendaraan.

Baca Juga :  Jurnalis Sinjai FC Libas 5-1 Pemkab Bone Juara Trofeo Mini Soccer HANI

Selain itu, petugas juga menemukan pelanggaran pada pengemudi kendaraan roda empat dan roda enam yang kedapatan tidak menggunakan sabuk keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Meskipun terdapat empat orang pengendara yang terjaring karena tidak memiliki SIM dan masih ditemukannya pengendara di bawah umur, seluruh temuan yang berjumlah 13 kasus tersebut sejauh ini hanya diberikan sanksi berupa teguran lisan maupun tertulis tanpa adanya penyitaan barang bukti ataupun penindakan melalui sistem ETLE.

​Kasat Lantas Polresta Tidore, Iptu Supardi, S.E., menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran berat seperti berkendara di bawah pengaruh minuman keras maupun narkoba yang dapat membahayakan nyawa orang lain.

Namun, berkaca pada data tahun 2025 di mana angka kecelakaan fatal di Maluku Utara didominasi oleh pengendara motor tanpa helm, pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada para orang tua agar lebih bijak dalam mengawasi anak-anak mereka.

Penekanan utama dalam operasi ini adalah menanamkan pemahaman bahwa helm dan sabuk pengaman merupakan kebutuhan dasar keselamatan, bukan sekadar pelengkap untuk menghindari sanksi hukum dari petugas.

Tanggapi Berita Ini