Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Gelar Rakor Inflasi Daerah, Taher : Kita Bisa Menjadi Daerah Pengendalian IPH Terbaik

×

Gelar Rakor Inflasi Daerah, Taher : Kita Bisa Menjadi Daerah Pengendalian IPH Terbaik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Malut,Tidore. Pemerintah Kota Tidore terus berupaya agar inflasi di Kota Tidore menjadi daerah pengendalian IPH (Indeks Perkembangan Harga) terbaik. Hal tersebut disampaikan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan Taher Husain, usai mengikuti Rapat Koordinasi Mingguan Inflasi Daerah Tahun 2024 secara virtual di ruang rapat Walikota, Senin (22/1/2024).

Rakor mingguan Inflasi Daerah tersebut di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dan diikuti oleh seluruh kepala Daerah maupun Tim pengendalian Inflasi Daerah se Indonesia.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Untuk Rakor pengendalian inflasi minggu III Bulan Januari 2024 berdasarkan data dari APIP(Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) kondisi inflasi Kota Tidore sangat positif, oleh karena itu diupayakan melakukan konsolidasi dibeberapa komoditas agar harganya bisa terkendali sehingga kita bisa menjadi daerah pengendalian IPH terbaik,” kata Taher Husain.

Sementara Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka inflasi di Indonesia. “ mengenai perkembangan inflasi di Indonesia yang kini telah mengalami penurunan dan berhasil berada di angka 2,61 persen per Desember 2023 di bandingkan dengan November 2023 di angka 2,86 persen, pada Desember 2023 angka inflasi Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 0,41 persen,” jelas Tito Karnavian.

Baca Juga :  Kembalinya Asrun Lio ke Universitas Halu Oleo sebagai Dosen dan Akademisi

Tito juga berpesan agar daerah tidak lengah dan terus melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kenaikan inflasi lebih tinggi lagi.

Adapun beberapa Langkah-langkah yang dapat diambil pemerintah daerah, diantaranya memberikan bantuan sosial, gerakan pasar murah kepada masyarakat yang tidak mampu serta beberapa cara lainnya yang mampu menstabilkan kembali harga barang.

“ Sebagai gambaran bahwa inflasi tahun per tahun 2,61 persen secara nasional itu tidak menggambarkan angka yang sama di semua daerah. Angka di atas 2,61 persen ini tolong segera melakukan Langkah-langkah intervensi, mencari tahu penyebab kenaikan,”kata Tito

 

Reporter : Aswan

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit