Faktual.Net, Makassar- Sulsel – Seorang tua (85) yang bingung cari putra semata wayangnya dari Ibu Ati yang katanya tahan polisi tapi tidak tahu polisi dari dimana.
Putranya bernama Fajar, ia bekerja dengan mulung tapi ditinggal kedua orang taunya ke Daerah Sinjai untuk bertani di sana.
Namanya Rahimun (85) saat ditemui media, ia mengatakan jika keberadaan anaknya belum diketahuinya dari beberapa pekan dirinya tinggal di Kampung bersama Istrinya untuk memelihara tamanan sayurnya.
Dia kemudian pulang ke Makassar di Rumah kontraknya di salah satu sekitar Perumahan Berlian Permai Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Rahimun pun sampai, tak melihat Fajar anaknya, ia lalu bertanya tentang Fajar dengan tetangganya yang juga merupakan kerabatnya.
Namun kerabatnya bilang jika kemarin Polisi datang dan Fajar dia lihat dibawa polisi dengan tangan diborgol ke depan atas dugaan Pencucian katanya.
“Saya tanya ada surat penyampaian penangkapan dari kepolisian di simpan, tapi dia bilang tidak ada katanya” ucap Rahimun
Ia pun menanyakan kepada kerabatnya bilang kepolisian dari mana yang tahan putranya tapi kata kerabatnya yang iman juga tak sempat bertanya dan hany mengira di Polsek Manggala.
“Saya tanya pak Imam, kita tahu Polisi dari mana yang bawa Fajar ia tapi tidak sempat bertanya ke polisi lalu pergi sambil bawa Fajar” terangnya
Setelah mengetahui hal itu, besoknya pada hari Minggu, (19/12/2021), Rahimun kemudian ke Polsek Manggala untuk pertanyakan Nama Fajar karena dia sangka ditahan di Polsek.
Namun Pihak Polisi juga bilang tidak ada nama Fajar sebagai tahanan disana.
“Saya sudah dari Polsek Manggala tanya Tentang Fajar tapi tidak ada katanya tahanan atas nama Fajar dan dia juga tidak tahu jika ada penahanan atas nama Fajar” jelasnya
Tetapi sebagai orang tua Fajar, ia khawatir dan bingung tidak tau dimana ditahan putranya dikarenakan tidak ada surat pemberitahuan sebagai referensi.
“Saya tidak tahu di mana Fajar karena tidak ada surat penyampaian bilang Fajar ditahan, tidak tahu Fajar ditahan dimana” Tutupnya dengan nanda lemah
Sementara tetangga Rahimun ditemui dihalaman Rumahnya ia pun sambil peragakan dan mengatakan bahwa yang ia lihat jika tangan Fajar sedang terborgol didepan.
“Polisi datang dan bertanya tentang rumah Fajar dan saya tunjukkan dan jelaskan keberadaan orang tuanya dan Fajar saya lihat diborgol tapi baikji karena diborgol kedepan tangannya” terang Ali yang juga sebagai salah satu iman mesjid dalam perumahan tersebut
Hingga berita ini diterbitkan Kapolsek Manggala belum dikonfirmasi.
Laporan: Sambar













