Gawat, Maros Di Bagian Utara Kering Total

13

Faktual. Net, Maros. Kepala Desa Ampekale, Bontoa, Maros, Rahim Manaj memprediksi, stok air empang di daerahnya akan habis paling lambat September mendatang,hal tersebut disampaikannya kepada media pada Rabu kemarin, 15/8/2018.

Menurutnya, selain tawar, warga juga kesusahan mendapat air asin. Saat ini, warga mengandalkan air empang untuk memenuhi kebutuhannya.

Empang akan mengering dan membuat ternak juga kesusahan mendapat air untuk mandi. Jika hal tersebut terjadi, warga harus membeli air dari pengusaha.

“Bulan September mendatang, jangankan air tawar, air asin saja susah. Makanya kami sangat butuh bantuan persediaan air bersih. Saat ini, warga sangat mengirit air yang didapatkan,” katanya.

Warga Desa Ampekale, mengalami krisis air bersih, akibat musim kemarau yang sementara terjadi.
Warga kesulitan mendapatkan air bersih lantaran kekeringan melanda Ampekale sejak dua bulan terakhir. Sejumlah sumur pribadi maupun umum, mengering
.
Untuk mendapat air, warga terpaksa rela berjalan kaki menempuh jarak dua kilometer melalui pematang. Mereka mengambil air yang berada di tambak atau empang.

Laporan Ahmad TA

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :