Example floating
Example floating
BeritaDaerahEdukasi

FPIK UHO Gelar KKN Tematik Pertama, Tentang Kultur Jaringan Rumput Laut

×

FPIK UHO Gelar KKN Tematik Pertama, Tentang Kultur Jaringan Rumput Laut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Tim dosen KKN Tematik FPIK UHO bersama mahasiswa📷Foto: Alym Nusantara.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Dosen dan Mahasiswa, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO), gelar pelepasan Kulia Kerja Nyata (KKN) tematik, Minggu (08/08/2021).

KKN tematik ini, merupakan salah satu program kegiatan tridharma Perguruan Tinggi, yaitu dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

KKN tematik yang dilaksanakan oleh tim dosen FPIK UHO, dengan memilih tema khusus, “Penerapan Teknologi Kultur Jaringan Rumput Laut Menghasilkan Benih Unggul” yang diselenggarakan di Laboratorium Kultur Jaringan Rumput Laut di Kelurahan Puulemo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, mulai 8 Agustus – 7 September 2021, selama 30 hari.

Dengan tema khusus ini, di sambut baik oleh mahasiswa dan civitas akademik FPIK UHO dan di lepas lansung oleh Dekan FPIK UHO Prof. Ir. H. La sara M. Si., Ph. D yang juga selaku Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI).

Dalam sambutannya Prof. La Sara menjelaskan tema KKN tematik ini, secara jelas dan mempunyai prospek penting dalam pengembangan sumberdaya rumput laut di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Indonesia. Komoditas ini merupakan salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan di KKP RI karena mempunyai nilai sosial-ekonomi dan lingkungan yang sangat baik.

“Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan produksi budidaya rumput laut saat ini adalah ketersediaan benih yang terbatas dan produktivitas juga terbatas. Keadaan ini berkaitan dengan kualitas benih rumput laut yang digunakan pembudidaya rumput laut saat ini rendah,” Ungkap Dekan FPIK UHO.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bombana – PT. CESI – FPIK UHO bekerja sama membangun Laboratorium Kultur Jaringan Rumput Laut guna memproduksi benih hasil kultur jaringan, untuk menghasilkan benih yang tahap terhadap perubahan lingkungan ekstrim dan tahan terhadap penyakit serta mengatasi masalah sumber daya rumput laut.

“Pengembangan teknologi ini, perlu diketahui mahasiswa dengan harapan dapat memanfaatkan benih ini untuk diterapkan pada pembudidaya rumput laut, untuk kepentingan sendiri dalam pengembangan usaha mandiri budidaya rumput laut,” Ujar Prof La Sara.

Baca Juga :  Rp150 Juta Dana Desa Diduga “Bocor”, Sapi Bantuan Dijual, Ketua Kelompok Mengaku Tak Pernah Terima Uang

Selain menjelaskan hal tersebut, dekan juga mengingatkan mahasiswa peserta KKN tematik untuk selalu menjaga kekompakan tim.

“Mengikuti kegiatan ini, dengan serius. Karena baru pertama kali dipraktekan mahasiswa dan menjaga nama baik almamater FPIK UHO dengan menghormati adat istiadat masyarakat dilokasi KKN,” Tegasnya.

Prof. La Sara sebelum mengakhiri sambutannya berpesan kepada mahasiswa agar setelah selesai mengikuti KKN tematik ini maka mahasiswa harus memiliki skil terkait kultur jaringan rumput laut.

Prof. La Sara juga mengatakan bahwa Bombana di pilih menjadi tempat KKN tematik ini, karena di Bombana terdapat satu-satunya Laboratorium Kultur Jaringan Rumput Laut di Sulta sebagai wujud kerjasama Pemda Bombana – PT. CEDI dan FPIK UHO. Laboratorium ini dikelola oleh Laboran-Laboran yang merupakan alumni FPIK UHO.

Lebih jauh Prof. La Sara, mengharapkan KKN ini dapat memberi manfaat besar bagi mahasiswa peserta KKN tematik, bagi Pemda Bombana dan Sultra dan tentu bagi FPIK UHO.

“Saya berharap bawah ilmu terkait kultur jaringan ini dapat dikembangkan di seluruh perairan Sultra, karena teknologi ini sudah teruji keberhasilannya di daerah lain. Di Sultra merupakan satu satunya teknologi kultur jaringan yang pertama dipraktekan,” Pungkas Prof. La Sarah.

Dia juga menegaskan bahwa mahasiswa yang telah menguasai teknologi ini dapat mengembangkannya di daerahnya masing masing.

📷Ketgam: Pelepasan KKN Tematik oleh Dekan FPIK UHO Kendari.

Pelaksanaan KKN tematik tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena dalam suasana pandemik Covid-19, dimana semua mahasiswa 15 orang tetap menerapkan protokol kesehatan selama melaksanakan KKN Tematik.

Untuk diketahui, pemberangkatan mahasiswa sebagai peserta KKN Tematik dibagi dalam 3 kelompok, dimana tahap pertama diikuti 5 orang untuk 10 hari pertama (8 – 17 Agustus 2021), kemudian pada 10 hari berikutnya (18 – 27 Agustus 2021) diikuti 5 orang mahasiswa lainnya, dan 10 hari terakhir (28 Agustus – 6 September 2021) diikuti 5 orang mahasiswa terakhir.

Reporter: Alim Nusantara                        Editor: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit