Faktual.Net, Kendari, Sultra. Kabar gembira lagi-lagi datang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Disperindag Sultra). Tahun 2020 tepatnya di bulan Februari, Disperindag akan adakan program sertifikasi halal bagi 21 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Sultra.
Hal tersebut disampaikan oleh La Ode Muhammad Rusdin Jaya, S.IP, M.Si kepada faktual.net saat dijumpai diruang kerjanya pada Selasa, 7/1/2020. Kepala Bidang Industri Kecil Menengah (IKM) dan Pewilayahan Disperindag Sultra tersebut mengatakan bahwa program sertifikasi halal adalah bentuk komitmen dari instansinya dalam upaya menghidupkan semangat wirausaha di provinsi Sultra.
“Tahun 2020 ini, banyak program di Disperindag dalam rangka pembinaan UMKM di Sultra, salah satunya adalah program sertifikasi halal bagi 21 UMKM”, kata pria yang akrab disapa Rusdin tersebut.
Alumni Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin tersebut mengatakan bahwa selain program sertifikasi halal, Disperindag juga giat melakukan pembinaan bagi UMKM baik terhadap UMKM yang sedang berjalan maupun UMKM yang baru akan dirintis.
“Kami di Disperindag, dalam upaya pembinaan dan pengembangan UMKM Sultra, 2 teknik yang kami tempuh. Pertama ada UMKM yang sementara berjalan dan membutuhkan dukungan serta support dari pemerintah, itu kami akan akan support. Kedua ada calon-calon wirausaha yang baru mulai merintis usahanya tetapi terhambat dengan kendala-kendala, itu juga yang kami support”, kata Rusdin.
“Terhadap pelaku usaha yang baru atau akan mulai merintis usahanya, Disperindag ada namanya program identifikasi calon pelaku usaha. Untuk program identifikasi ini, Disperindag Sultra tidak berjalan sendiri tetapi melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota”, sebutnya.
Untuk menjadi informasi bahwa Bidang Industri Kecil Menengah dan Pewilayahan Disperindag Sultra dibawah kepemimpinan Rusdin Jaya terus mengidentifikasi, mendata, membina dan membantu pengembangan UMKM yang ada di Sultra. Selain program sertifikasi halal, program identifikasi calon wirausaha dengan turun langsung ke lapangan, ada juga program E-SMART.
Program E-SMART sendiri adalah program antara Disperindag Sultra dengan pangsa pasar on line semisal Bukalapak, Tokopedia, Bli-Bli.Com dengan tujuan produk-produk UMKM yang akan di Sultra bisa terkenal lebih luas, bukan hanya di Sultra tetapi di Indonesia.
Reporter : Aco Rahman Ismail
















