Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Daerah

Dua Mantan Walikota Kendari Asrun-ADP Bebas, Kery Saiful Konggoasa Ungkap Kalau Bukan Takdir Lain Asrun Gubenur Sultra

×

Dua Mantan Walikota Kendari Asrun-ADP Bebas, Kery Saiful Konggoasa Ungkap Kalau Bukan Takdir Lain Asrun Gubenur Sultra

Sebarkan artikel ini
Kery Saiful Konggoasa berikan selamat kembalinya Asrun-ADP di tengah keluarga.
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari Sultra. Kebebasan Dr. Ir, H. Asrun, M.Eng, Sc., mantan Walikota Kendari dua periode dan putranya Adriatma Dwi Putra (ADP) mantan Walikota Kendari pelanjut kepemimpinan sang ayah Ir. Asrun M.Eng. SC yang tidak berlangsung lama akibat terjerat KPK, disambut haru keluarga dan ratusan simpatisan fanatik keduanya, setelah menghirup udara bebas tepatnya Selasa, 1 Maret 2022.

Masa tahanan keduanya hanya dilalui sebagian, setelah mendapat potongan masa hukuman selama satu tahun enam bulan pada September 2022, sehingga masa tahanan hanya dilalui empat tahun dari vonis lima tahun penjara oleh Hakim Tipikor Jakarta 31 Oktober 2018 silam.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Sehari sebelum kebebasan Asrun – ADP masyarakat Kota Kendari dan simpatisan fanatik telah ramai memperbincangkan kebebasan keduanya dan berharap bisa berjumpa. Hal in akhirnya terlihat saat hari kepulangan mereka kembali ke rumah di Jalan Syech Yusuf, Selasa 1 Maret 2022. Pantauan Naktual.Net suasana haru gembira terlihat saat kedatangan keduanya meski tidak bersamaan waktunya di hari itu. Asrun lebih pagi sampai kerumah setelah meninggalkan lapas kelas II A Kota Kendari disambut salaman dan pelukan keluarga dan masyarakat, sementara ADP dari Rutan Kolaka tiba beberapa jam kemudian sebelum siang. Keduanya ayah –anak tersebut pun kembali bertemu dan berkumpul di tengah-tengah keluarga disaksikan keluarga dan masyarakat yang hadir menahan haru.

Acara syukuran dan jamuan makan siang disiapkan menyambut kepulangan kembali Asrun-ADP di kediaman, Jl Syech Yusuf Kendari. Selain keluarga inti, dan masyarakat, sejumlah tokoh penting juga terlihat hadir. Tokoh politik yang juga masih keluarga dekat keduanya yaitu Kerry Saiful Konggoasa, hadir pula memberikan ucapan selamat kembali berkumpul di tengah keluarga.

“Saya sebagai keluarga mengucapkan terimakasih sekali kepada Menteri Kehakiman, kita punya orang tua telah kembali bersama kita. Ini satu kesyukuran buat saya,” ungkap Kery Saiful Konggoasa, keluarga yang juga Bupati Konawe dua periode.

Bagi Kery Saiful Konggoasa, kepulangan Asrun – ADP adalah kado istimewa bagi Konawe jelang Hari Ulang Tahun Konawe (HUT 63, 3 Maret 2022 – red). Dimana keduanya adalah merupakan putra asli Konawe.

“Ini kesyukuran, terutama di hari ulang tahun Konawe, kado istimewa buat saya karena Asrun ini tidak bisa terlepas dari Konawe, kami berkeluarga dan dia orang asli orang Konawe, sehingga berpulangnya Asrun di tengah-tengah kita bersama ADP ini suatu tempat untuk kita diskusi bagaimana untuk Sultra kedepannya untuk kota kendari kedepannya,” lanjut Kery Saiful Konggoasa.
Tampa bermaksud membahas isu politik, Kery Saiful Konggoasa dihadapan sejumlah awak media menyampaikan, jika takdir tidak berkata lain, kemungkinan hari ini Gubernur Sultra adalah Asrun.

“Kemarin keyakinan saya kalau Tuhan mengijinkan Asrun yang menjadi gubernur, tapi karena Tuhan berkata lain ya semua begini,” ungkap orang nomor satu Konawe itu.

Sebagai tokoh di bidang pembangunan, senior di bidang politik, apalagi dirinya sendiri punya keinginan maju di pentas politik 2024 yang akan datang, ditanya apakah akan berguru kepada Asrun, Kery Saiful Konggoasa menyampaikan bahwa kedatangannya adalah sebatas keluarga, sehingga harus dipisahkan antara urusan keluarga dan politik. Namun dengan tersandungnya Asrun di KPK, membuat dirinya yang mengaku bagian dari tim Asrun (Pilgub lalu-red), berkeinginan untuk tampil dikompetisi politik.

“Kita melihat lima tahun yang lalu saya adalah kebetulan tim Pak Asrun kemarin, saya tidak akan pernah menyangka bahwa akan terjadi begini, akhirnya yah saya yang harus masuk kompetisi bukan Pak Asrun yah mudah-mudahan,” ungkap Kery Saiful Konggasa penuh semangat.

ADP, Kery Saiful Konggoasa, Asrun, SKI, foto bersama di kediaman Asrun Jl. Syech Yusuf Kota Kendari.

Ditanya pandangannya tentang pembangunan di Kota Kendari selama kepemimpinan Sulkarnain Kadir, pasangan ADP yang melanjutkan kursi kepemimpinan Walikota Kendari menggantikan ADP dari jabatan sebelumnya Wakil Walikota Kendari, Kery Saiful Konggoasa menilai bahwa pembangunan di Kota Kendari saat ini biasa saja tak ada yang istimewa.

“Saya melihat kepemimpinan Sulkarnain biasa saja tidak ada pembangunan istimewa. Kota Kendari adalah barometer Sulawesi Tenggara ini harus kita ketahui, karena Kota Kendari ini dengan Konawe itu jauh beda. Kota itu namanya juga kota kalau kabupaten itu kita lihat, bagaimana angka partisipasi masyarakat harus lebih tinggi daripada kabupaten lain, dalam hal ini lingkungan keamanannya dijamin, sehingga di kota itu masyarakat layak tinggal, dia nyaman tinggal, airnya bagus, lampunya bagus, jalannya bagus yah itu,” urai Kery Saiful Konggoasa.

Baca Juga :  Diduga Langgar Aturan, Guru di Desa Lassa Lassa Rangkap Sejumlah Jabatan Strategis

Menjadi Walikota dua periode kepemimpinan Asrun dengan latar belakang ilmu tata ruang jebolan luar negeri (Australia-red), bagi Kery Saiful Konggoasa tak perlu diragukan lagi, sejumlah terobosan mulai dari lorong hingga pembangunan lainnya terlihat nyata. Tengok saja penghargaan Adipura Kencana yang diraih saat kepemimpinan Asrun, terhempas saat kepemimpinan Sulkarnain Kadir, sampah menjadi sorotan publik akibat berserakan dimana-mana, TPA salah satu terbaik terbaik se Asia Tenggara di Puuwatu, yang dulu menjadi obyek wisata, tak ketahuan lagi beritanya di masa kepemimpinan Sulkarnain Kadir.

Meskipun kini, menjadi Bupati Konawe dan memiliki niat untuk maju ke pentas politik satu level diatasnya, Kery Saiful Konggosa berharap kedepan kepemimpinan di Kota Kendari harus lebih bagus lagi, dan pihaknya akan berusaha mendukungnya.

Kery Saiful Konggoasa yang tengah mempersiapkan diri maju ke pentas politik di Sultra, mengaku mengambil pembelajaran politik terbesar dari Asrun-ADP, namun ia pribadi berencana tetap akan intens untuk berdiskusi dan bersilaturahim dengan kembalinya mereka di tengah keluarga.

“Bukan diskusi politik bukan dalam hal itu tapi dalam hal keluarga, karena ini mungkin suatu pembelajaran politik buat kita. Saya datang hadir disini kembali sebagai bupati kembali sebagai keluarga, tapi ini pembelajaran politik kepada seluruh masyarakat, bahwa kita pisahkan antara politik dan keluarga,”.

Tanggapan Asrun –ADP

Sementara itu, Adriatma Dwi Putra (ADP) dihadapan tamu yang hadir menyampaikan pula rasa haru bisa kembali berkumpul bersama keluarga di rumah dan di tengah-tengah masyarakat, ia pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang hadir atas doa dan dukungannya. Didampingi sang istri dr Siska Karina Imran (SKI) yang tak lain adalah Wakil Walikota Kendari. Menurutnya dalam waktu dekat ia tidak akan berpikir soal politik namun lebih fokus menjalankan bisnis yang juga akan bermanfaat untuk orang banyak. Selain itu ia pun telah mempersiapkan dan mendukung sang istri untuk maju dipentas politik kedapan.

“Saya mungkin tidak berpolitik dulu, saya mau berbisnis saja. Jangan kecewa, saya sudah persiapkan yang lebih baik malah dari saya, dia punya peran dia punya bakat yang luar biasa, dia bisa berperan sebagai ibu, saya persiapkan dia untuk lebih baik kedepannya,” urai ADP sambil melihat ke arah istri Siska Karina Imran yang mendampinginya.

Berbeda dengan sang ayah, tidak memberikan sambutan khusus di tengah tamu yang hadir, Dr. Ir. Asrun, M.Eng, Sc, usai acara baca doa keluarga, dihadapan awak media menyampaikan ucapan terimakasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan semangat selama masa tahanan.

“Terimakasih kepada teman-teman yang memberikan dukungan moril moral material dan apapun itu, sangat bermanfaat buat kami, sehingga kami bisa eksis seperti ini, sehat walafiat, dan bisa kami jalani dengan baik,”

Terkait sorotan media terhadap kemunduran pembangunan di Kota Kendari dari sebelumnya, dibawah kepemimpinan Sulkarnain Kadir Walikota saat ini, Asrun menanggapi positif bahwa, semua orang ada keterbatasan, dan pihaknya berharap dapat memberikan masukan terbaik.

“Boleh jadi banyak keterbatasan. Semoga, akan memberikan masukan-masukan terbaik, utamanya TPA, itu TPA kebanggaan loh di Asia Tenggara,” urai Asrun.

Dalam waktu dekat, Asrun mengatakan memilih untuk lebih banyak bersilaratuhim dan refresin saja. Ditanya soal kemungkinan mengisi pentas politik, Asrun menyampaikan tidak menutup peluang sambil melihat keadaan.

Laporan : Wa Ode Deli Yusniati

Tanggapi Berita Ini