oleh

DPRD Sinjai Bentuk Pansus Tentang Pinjaman Daerah

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Pemerhati Sosial Ancha Mayor bersama dengan beberapa perwakilan dari SEMMI dan LSM LIPAN, datangi kantor DPRD Sinjai. Senin (23/08/2021).

Maksud dan tujuan kedatangan tersebut ke kantor DPRD Sinjai, terkait beberapa pernyataan tentang proses pengajuan adanya tata kelola dan pertanggung jawaban dana pinjaman.

Adapun dana pinjaman daerah yang bersumber dari PT Bank Sulselbar yang Plafond pokok pinjamannya senilai Rp. 185 Miliar dan PT. SMI senilai Rp.150 M. Hal tersebut, juga telah disampaikan oleh Kajari Sinjai melalui salah satu media.

“Bagi kami, cara melihatnya sangat sederhana, bila Aparat Penegak Hukum (APH) sendiri sudah minta untuk transparan seperti DPRD Sinjai, Dinas PUPR, BKAD,” ungkapnya.

“Maka secara otomatis, ada yang tidak transparan. Yang tidak transparan inilah ingin Warga masyarakat ketahui, namun tentu dengan cara legal,” ucapnya.

Dia berharap secara kelembagaan, agar aspirasinya ditindak lanjuti agar DPRD Sinjai bentuk pansus.

“Dan secara kelembagaan, alhamdulillah, kami telah diterima dan Insyaallah, aspirasi kami ini akan ditindaklanjuti (DPRD Sinjai akan membentuk Pansus,” tandasnya.

Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Sinjai.

“Alhamdulillah kami di terima melalui perwakilan DPRD Sinjai, dan diterima langsung Aspirasi kami yaitu Muhammad Wahyu dan Kamrianto,” tegas Ancha.

Waktu bersamaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara (Lipan) Fadli mendesak DPRD Sinjai bentuk pansus tentang pinjaman.

“Kami dari Lipan Sinjai desak DPRD untuk membentuk pansus terkait dana pinjaman baik dari bank Sulselbar maupun dari PT SMI yang totalnya Rp.285 Milyar,” jelas fadli.

Dia memperjelas bahwa sumber pinjaman daerah yang bersumber dari Bank Sulselbar sebesar Rp.185 Milyar dan PT SMI sebesar Rp.100 M

“Bahwa dana sebesar 185 milyar berasal dari bank Sulselbar diperuntukkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan 100 Milyar dari PT SMI, untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak covid19,” ucapnya fadli.

Selaku penerima aspirasi Muhammad Wahyu dan Kamrianto, mengatakan bahwa pansus tersebut akan dibentuk,

“Bahwa Pansus ini akan dibentuk dan kita akan kaitkan dengan Kejari karena kita harus punya data yang riil jadi kita harus libatkan Kejari,” ujar Kamrianto.

Secara terpisah melalui, Andi Jusman ST. Mengatakan pansus sudah terbentuk PANSUS tentang pemanfaatan dana pinjaman yg bersumber dari BANK SULSELBAR dan PEN.

“Ada 8 fraksi yg tergabung dalam panitia Pansus, hanya fraksi gerindra yg tdk ikut pansus” ucap Jusman

Berikut strukturnya ,Ketua pansus Andi Jusman fraksi Nasdem, wakil ketua pansus Dahlan fraksi PKS, dan Sekretaris pansus Muh.Wahyu fraksi Golkar.

Laporan : Dzul

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :