
Faktual.Net, Baubau — Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) teken nota MoU dalam pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang pembaharuan hukum.
Kegiatan ini bertempat di Aula UM Buton, Sabtu (31/08/2024).
Penandatanganan MoU antara DPP KAI dengan UM Buton ini menandai pula pelaksanaan pembukaan PKPA angkatan perdana DPC KAI Buton, bekerjasama dengan UM Buton sebagaimana tertuang dalam MoU, benomor: 002/MoU/DPP-KAI/VIII/2024 dan Nomor: B/363/UMB.R/MoU/HK.07.00/2024.
Salam sambutannya, Presidium DPP KAI, Adv. Muh. Israq Mahmud, S.Hi., CLA., CIL., menyampaikan salam takzim kepada Rektor UM Buton dan segenap civitas Akademika UM Buton atas terselenggaranya kerjasama antara DPP KAI dan UM Buton.
Dia melanjutkan, berdasarkan Putusan MK Nomor 95/PUU-XIV/2016, menyatakan bahwa yang berhak menyelenggarakan PKPA adalah organisasi advokat dengan keharusan bekerja sama dengan perguruan tinggi yang fakultas hukumnya terakreditasi B.
“Jadi perguruan tinggi atau sekolah tinggi hukum yang minimal terakreditasi B, dan UM Buton adalah salah satunya,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan PKPA Angkatan Ke-I DPC KAI Buton.
“Saya menaruh harapan besar agar implementasi Nota Kesepahaman antara DPP KAI Dengan UM. Buton bisa berjalan dengan baik sehingga masyarakat mendapatkan pendampingan hukum dalam menegakkan kebenaran,” ungkapnya
Rektor UM Buton dua periode ini menyatakan bahwa salah satu bentuk support UM Buton dalam penyelenggaraan kerjasama antara KAI dan UM Buton.
“Buton dimana seluruh Wakil Rektor turut hadir dalam pembukaan PKPA Angkatan Ke-I ini,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua DPD KAI Sulawesi Tenggara Adv. Andri Darmawan, S.H., M.H., CLA., CIL., CRA., mengucapkan terimakasih kepada Rektor UM Buton yang telah menjalin kerjasama dengan KAI.
“Terjalinnya kerjasama ini tidak terlepas dari komunikasi yang baik antara DPC KAI Buton dengan Rektor UM Buton,” ucap Ketua LBH HAMI ini.
“Serta dukungan dari seluruh stakeholder UM Buton sehingga PKPA Angkatan Ke-I DPC KAI Buton dapat terlaksana dan akan menjadi sejarah bahwa UM. Buton-lah yang pertama bekerjasama dengan Kongres Advokat Indonesia,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPC KAI Buton Adv. Apri Awo, S.H., CIL., CMLC., menyampaikan bahwa terlaksananya penandatanganan MoU antara DPP KAI Dengan UM Buton tidak terlepas dari atensi DPP KAI, support sistem dari DPD KAI Sultra.
Salain itu, serta tangan terbuka Rektor UM. Buton untuk menerima DPC KAI Buton dalam hal membangun komunikasi hingga terselenggaranya pembukaan PKPA angkatan Ke-I dan tentunya didukung oleh team yang solid dari rekan-rekan AdvoKAI Buton yang tersebar di tujuh daerah yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi dan Bombana.
“Oleh karenanya, terselenggaranya kegiatan penandatanganan MoU dan pembukaan PKPA ini adalah salah satu pertanda Kebangkitan Advokat KAI di Sutra khususnya di eks. Kesultanan Buton, yang Insha Allah akan menjadi Provinsi Kepulauan Buton (Kepton),” tutup Apri Awo.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Polres Kota Baubau, Polres Buton Tengah, Kodim Buton, Dekan Lingkup UM. Buton, Angkatan Muda Muhammadiyah dan di hibur oleh penampilan seni beladiri Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Baubau.
Redaksi













