Faktual.Net,Jakarta-Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementrian Sosial (Kemensos), Harry Hikmat turun langsung menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dari Kementrian Sosial RI dilingkungan RW 10, Kelurahan Rawa Badak Selatan dan RW 08, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Minggu (03/05/2020).
Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementrian Sosial, Harry Hikmat menjelaskan, bantuan ini sesuai dengan yang diinstruksikan oleh Bapak Presiden yang memberikan penugasan kepada Kementrian Sosial dalam bentuk pemberian sembako dan kebutuhan sosial.
“Kementrian sosial menyalurkan bantuan sembako kepada 1,2 juta keluarga di DKI dan bagi keluarga di Bodetabek yang terdampak COVID-19 dengan nilai bantuan Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan,”kata Harry, saat di pemantauan penyaluran bantuan sosial Kementrian Sosial di RW 10, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (03/05/2020).
Harry menjelaskan, pada hari ini secara masif di seluruh wilayah di DKI dilakukan pendistribusian karena targetnya tanggal 5 penyaluran bantuan sosial tahap pertama selesai disalurkan, dan setelah itu nanti ada tahap kedua yang akan di jadwal dua minggu kemudian.
“Jadi komitmennya dalam satu bulan dua kali mendistribusikan sembako selama 3 bulan, berarti masing-masing keluarga akan mendapatkan 6 kali paket sembako dengan pendistribusian secara bertahap itu bisa digunakan dan disesuaikan kondisi di lapangan yang saat ini dalam tahap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Diharapkan dengan bantuan ini kesulitan keluarga untuk mendapatkan sembako sedikit banyak Insyaallah akan teratasi, selain daripada bantuan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI yang sudah berjalan sebelumnya bahkan juga ada bantuan yang sudah distribusikan melalui lembaga kesehatan sosial yang pada awal tanggal 16 Maret lalu.
“Ya, itu pertama kali kita distribusikan terus juga ada bantuan yang merupakan dari Kementerian Sosial sendirikan sebanyak Rp 200.000 paket yang dipusatkan waktu itu di Kalibata, itu juga lembaga kesehatan sosial mendapatkan distribusi bantuan tapi khusus untuk kelompok rentan lanjut usia dan disabilitas, kalau yang untuk warga masyarakat umum dan juga ada skema untuk warga yang terlantar yang tuna wisma, serta ada yang warga yang kehilangan pekerjaan,”terangnya.(Johan/Amin)
















