oleh

Dinilai Langgar Kode Etik, MPM Didesak Segera Berhentikan Ketua BEM UHO

-Berita, Kampus-3.963 views
Rimala Sanipurnama Kindkasman Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Haluoleo.📷 Foto: Ist

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Rimala Sanipurnama Kindkasman sebagai Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Haluoleo (UHO), meminta dengan tegas kepada Majelis Permusyawatan Mahasiswa (MPM), untuk segera memberhentikan Arlin Ketua BEM UHO yang dinilai telah melanggar Kode Etik atau pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi.

Rimala Sanipurnama Kindkasman mengatakan, dalam suatu kelembagaan, baik itu internal maupun eksternal kampus wajib hukumnya setiap kegiatan atau terbitan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga harus terterah tanda tangan sekretaris umum, yang sudah di tetapkan dalam struktur kelembagaan. Namun, bedah halnya dengan lembaga internal BEM UHO yang merupakan lembaga kemahasiswa tertinggi di kampus, dimana telah terjadi pelanggaran SOP administrasi yang dilakukan oleh saudara Muh Arlin selaku ketua BEM UHO, dimana yang bersangkutan membuat proposal pencairan anggaran untuk kegiatan yang itu tidak diketahui oleh sekretaris Umum BEM UHO.

Baca Juga :  Pemkot Bakal Tampilkan Produk Unggulan Saat STQ

“Dalam aturan main administrasi suatu kelembagaan itu dinyatakan sah ketika sekertaris umum menanda tangangi surat menyurat tersebut. Namun, saya selaku Sekertaris Umum BEM UHO merasa tergadaikan dengan apa yang di lakukan Ketua BEM saat ini, yang dimana dalam pembuatan administrasi tanda tangan saya di palsukan. Dan saya merasa peran saya tidak di hargai dengan adanya surat menyurat yang saya tidak tanda tangani, itu bisa saya katakan pelanggaran berat kode etik dalam institusi kelembangaan,” ucap Rimala Sanipurnama Kindkasman, Sabtu (04/04/2021).

Tak hanya itu, dari hasil rapat internal BEM UHO, bahwasanya proposal yang di masukan di Wakil Rektor III, di masukan oleh staf khusus BEM UHO, ada kurang lebih 5 Proposal yang di masukan dan hanya dua proposal yang di ketahui dan di tanda tangani Sekertaris Umum.

“Saya menduga bahwasanya tindakan yang dilakukan oleh saudara Muh. Arlin Ketua BEM UHO untuk melakukan penggelapan anggaran dengan bukti adanya temuan lima proposal kegiatan, proposal tersebut yang saya ketahui dan saya tanda tangani sebanyak dua proposal saja. Sehingga ini menjadi dasar atau bukti bahwa Presiden Mahasiswa telah melakukan pemalsuan tanda tangan, dengan maksud penggelapan anggaran lembaga kemahasiswaan,” ungkap Sanipurnama Kindkasman.

Baca Juga :  Kolaborasi PLM dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai Jadi Terbaik

Dia juga menjelaskan, sebelumnya kisru Internal itu terjadi pada awal pemberangkatan ketua BEM UHO tersebut dalam kegiatan Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (MUNAS BEM SI XIV), yang di selenggaraan di Universitas Andalas Padang Sumatra Barat. Namun, keberangkatan ketua BEM UHO, tidak melakukan konfirmasi terhadap MPM sebagai lembaga pengawas terhadap BEM UHO serta Internal BEM UHO itu sendiri.

“Oleh karena itu, saya selaku sekretaris Umum BEM UHO sebagai korban pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Arlin, dan meminta dengan tegas kepada MPM UHO untuk memberikan sanksi berat berupa rekomendasi pemberhentian saudara Arlin sebagai Ketua BEM UHO kepada Rektor UHO,” pungkas Rimala.

Reporter: Kariadi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :