faktual.net, Kendari, Sultra. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Zaini Dahlan, S.Pd., M.Pd., resmi menutup pelatihan kompetensi guru sekolah unggulan di Aula SMAN 1 Kendari, Ahad (18/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan mutu dan kapabilitas tenaga pendidik di sekolah unggulan Sulawesi Tenggara. Sebanyak 46 peserta terlibat dalam program ini, yang terdiri atas 23 guru dari SMAN 1 Kendari dan 23 guru dari SMAN 4 Kendari.
Ketua Panitia, Dr. Sapiudin, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama agenda pelatihan berlangsung. Pelaksanaan kegiatan tersebut dirancang secara tematik selama empat hari berturut-turut untuk mengoptimalkan penyerapan materi. Hari pertama difokuskan pada penyampaian materi umum bagi seluruh peserta, hari kedua untuk guru mata pelajaran Matematika, hari ketiga bagi guru mata pelajaran Bahasa Inggris, dan hari keempat dikhususkan untuk guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam prosesi penutupan, Zaini Dahlan membacakan amanat tertulis dari Kepala Bidang GTK Dikbud Sultra, Surahman, S.Sos., M.M., mengenai tiga hal penting yang wajib dijalankan oleh seorang guru. Poin pertama, tenaga pendidik harus terus meningkatkan kompetensinya agar kualitas guru tidak tertinggal oleh para siswanya. Poin kedua menekankan pentingnya guru menjadi agen transformasi yang menghadirkan perubahan positif bagi siswa, serta poin ke empat selalu memperbarui wawasan agar tidak tertinggal oleh perkembangan informasi terkini.
Manfaat dari pelatihan intensif ini dirasakan langsung oleh para peserta yang hadir hingga hari penutupan. “Kegiatan pelatihan yang diikutinya sangat bermanfaat,” kata Nurhaena, S.Pd., M.Pd., salah seorang peserta yang juga merupakan guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Kendari. Dirinya menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, para pengajar dibekali berbagai metode pembelajaran baru yang aplikatif untuk mendongkrak kualitas siswa agar sesuai dengan standar sekolah unggulan.
Penutupan kegiatan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian program peningkatan kapasitas bagi puluhan tenaga pendidik di dua SMA unggulan tersebut. Pihak Dikbud Sultra berharap materi serta metode baru yang didapatkan selama pelatihan dapat segera diterapkan dalam proses belajar mengajar. Dengan tuntasnya pelatihan empat hari ini, para guru diharapkan mampu merealisasikan peran sebagai agen perubahan dan penjaga mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara.
Reporter : Aco RI














