Example floating
Berita

Diduga Terjadi Keracunan Setelah Konsumsi MBG Di SDI Sangnging Sangnging, Kec Pattallassang Gowa

×

Diduga Terjadi Keracunan Setelah Konsumsi MBG Di SDI Sangnging Sangnging, Kec Pattallassang Gowa

Sebarkan artikel ini
Diduga Terjadi Keracunan Setelah Konsumsi MBG Di SDI Sangnging Sangnging, Kec Pattallassang Gowa
Diduga Terjadi Keracunan Setelah Konsumsi MBG Di SDI Sangnging Sangnging, Kec Pattallassang Gowa
faktual.net,Gowa,Sulsel -Diduga  terjadi keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis ( MBG) di SDI Sangnging Sangnging yang dari dapur program Makan Bergizi Gratis ( MBG)Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi(SPPG) beralamat di Dusun Tassilli,Desa Pattallassang,Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,Kamis 24/09/2026/11.30 wita
 
Adapun korban 11oramg siswa kelas IV dan 8 orang dirawat mandiri oleh keluarganya serta 
3 orang dirawat di Puskesmas pattallassang, yakni 
1.Nurul Aira, Ilma dan Sarifah Saenab, hal ini diungkapkan oleh Kasubsektorpol  Pattallassang, Iptu Muh Naim,Kamis 24/09/2026
 
Kepala Unit Gawat Darurat(UGD) Puskesmas Pattallassang, dr Muh Ilham menyampaikan bahwa 3 orang pasien dari SDI Sangnging Sangnging masuk UGD setelah diduga konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pukul 09 30 di sekolahnya,yaitu Nurul Aira(12) dengan keluhan sesat, nyeri perut,dan diagnosa dyspepsia,sertavrencana pasien rawat, Syarifah Zaenab(8) keluhan nyeri perut,diagnosa dyspepsia dan siswi Ilma(9)keluhan sakit perut, mual dan diagnosa dyspepsia dan ketiganya sudah membaik dan pulang kerumahnya,ujarnya
 
Sumber di SDI Sangnging Sangnging diperoleh awak media ini menyatakan bahwa di sekolah tersebut sudah dua kali terjadi dugaan keracunan  setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu 2 orang siswa kelas 2 pada hari Jumat 18/09 dan kini 11 orang siswa kelas IV, tutur sumber
 
Sumber menambahkan bahwa tugas guru di sekolah sekarang selain tugas pokok mengajar kini bertambah yang masing masing wali kelas memberikan makanan kepada muridnya dan setelah itu menyusun serta mengikat ompreng tempat makanan 
 
Menurut sumber MBG lebih banyak dampak negatif dibanding positifnya,di tinjau dari sisi negatifnya,adanya dugaan siswa keracunan, elergi makan telur dan ayam potong, banyak makanan terbuang percuma, sedang positifnya karena siswa dapat makanan gratis,tapi kita tetap laksanakan karena program pemerintah pusat,namun lebih baik diganti dengan uang tunai diberikan langsung kepada siswa, harap sumber
 
Sementara itu, Camat Pattallassang, Andi Pangeran Zubair, S E, menyatakan bahwa mereka sudah melakukan kordinasi dengan pihak Puskesmas Pattallassang dan sudah memberikan teguran lisan kepada Korcam SPPG kecamatan supaya dilakukan evaluasi atau pengecekan terkait bahan makanan dan kebersihan makanannya,
 
Selain itu, kami juga menunggu hasil laboratorium karena menurut informasi yang dugaan keracunan 11orabg satu kelas semua lalu di dalam kelas juga ada air galon mereka konsumsi,sehingga sementara ditunggu hasil dari pemeriksaan laboratorium,pungkasnya.
Reporter : Nur
Tanggapi Berita Ini
Baca Juga :  Gerak Cepat Babinsa dan Masyarakat Jinakkan Kebakaran Lahan di Malino Gowa