Example floating
Example floating
BeritaHeadlineMetropolitanNasionalPemerintahanPeristiwa

Diduga Sirkulasi Drainase Tidak Lancar Terjadi Genang Air Dijalan RE Martadinata

×

Diduga Sirkulasi Drainase Tidak Lancar Terjadi Genang Air Dijalan RE Martadinata

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Jakarta – Diduga Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada dan Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Adrian Mara Maulana hanya melintas melihat Banjir yang melanda Jakarta Utara terlihat dijalan RE Martadinata sekitar Terminal Tanjung Priok, pada Minggu (1/1/2023).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pejabat setiap tahun dan musim hujanyang mengakibatkan banjir selalu datang ke lokasi yang terdampak banjir untuk sekedar memantau tetapi belum ada solusi yang dapat mengatasi atau mengendalikan air, sehingga warga sekitar kelurahan Tanjung Priok kecamatan Tanjung Priok berharap pj. Gubernur Heru Budi Hartono segera periksa Anggaran Proyek yang dipergunakan Sudin SDA Jakut, apakah sudah sesuai dengan peruntukannya danmenjankan dengan kebenaran sesuai Aturan dan Peraturan yang berlaku.

“Saya lihat kadis sda didampingi kasudin sda Jakut hanya datang melihat Banjir, tetapi saya duga bukan mengevaluasi hasil program kerjanya,” Ucap Robert Simanjuntak dari Lsm Tipikor RI.

Robert mengungkapkan, setiap tahun sejajar terminal dan diatas rel kereta api BANJIR, disimpulkan itu kesalahan Bina Marga karena jalan. Perhitungannya, jalan RE Martadinata menuju terminal ujungnya jalan 100 Meter turun sampai 40 cm, dan yang dari ujung jalan Enggano menuju terminal sampai ke Rel, turun sampai 40 cm, Jadi segitiga dari terminal apabila tidak di ratakan atau ditinggikan sejajar dengan lantai terminal dari jalan Enggano dan jalan Marthadinata dari 0 sampai dengan 40 cm tetap banjir.

“yang dari saluran atau Got air meluap ke Jalan dan dari jalan air tidak bisa turun ke got karena gotnya lebih tinggi dari Jalan,” Jelas Robert

Baca Juga :  Gedung Pelayanan Tathya Daraka Diresmikan, Wujud Komitmen Polres Batang Tingkatkan Pelayanan

Robert simanjuntak yang juga warga kelurahan Tanjung Priok memohon kepada Sudin Bina Marga Ilham Raya dan Jajarannya, serta Sudin SDA dikomandoiAdrian Marah Maulana serta Jajaran kasienya, tolong memikirkan yang terbaik untuk Kontruksi Peningkatan Jalan di Jakarta Utara, yang menggunakan Uang Rakyat,

Jangan hanya ambil kedudukan jabatan Kadis dan Kasudin di Bina Marga dan Sumber Daya Air.

“datang ke Lokasi hanya menunjukkan

Jabatan, setiap tahun ke lokasi, tapi tidak ada perubahan, masih saja banjir,” ucap Robert.

Robert simanjuntak menambahkan, PJ.Gubernur DKI Jakarta dan Sekretaris Daerah (setda) segera mengevaluasi Kinerja Kasudin SDA dan Kasudin Bina Marga serta hasil kerja kontraktor yang mengerjakan proyek di Jakarta Utara

yang menggunakan Uang Rakyat, dan jika ditemukan ada penyelewengan Jabatan dan Anggaran, serta Kelengkapan Administrasi dari Perusahaan yang menang Tender agar diproses Hukum.

“Sudah ada beberapa temuan yang saat ini kami informasikan kepihak aparat penegak hukum, dan sudah diproses, baru data hasil temuan sdari Sudin SDA, akan menyusul Sudin Bina Marga, Sudin Perumahan, Sudin Pertamanan dan sudin yang lain, serta Satpol PP kota administrasi Jakut, Data yang kami serahkan ke APH jugaakan kami sampaikan ke pj. Gubernur,” Kata Robert simanjuntak di lokasi banjir dijalan RE Martadinata.(zul)

Tanggapi Berita Ini