Diduga Lakukan Pemerkosaan Anak 11 Tahun, Warga Desa Anduna Diamankan Polisi

93
Ketgam: Pelaku dugaan Pemerkosaan gadis dibawah umur, Inisial AS (16) saat menjalani pemeriksaan di Mako Polres Konsel

Faktual.Net, Konsel, Sultra. Polres Konsel mengamankan seorang lelaki Inisial AS (16) warga Desa Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel, atas dugaan Tindak Pidana pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur Inisial MT (11).

Hal ini disampaikan Kapolres Konsel, AKBP Dedy Adrianto SE MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Fitrayadi, kepada wartawan Faktual.Net pada Selasa, 5/11/2019.

“Pelaku dugaan tindak pidana pemerkosaan anak dibawah umur ini kita sudah amankan di Mako Polres Konsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Fitrayadi mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya laporan tindak kejahatan pemerkosaan yang dilakukan AS warga Desa Anduna terhadap gadis dibawah umur Inisial MT (11) yang juga merupakan warga Desa Anduna.

Fitrayadi juga mengatakan, penangkapan terjadi dirumah pelaku Pada hari Selasa tanggal 5 November 2019, sekitar pukul 11.30 wita setelah tiga hari melakukan pencarian, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di Dusun IV Desa Anduna Kecamatan Laeya Kabupaten Konsel.

Baca Juga :  Berita Klarifikasi RSUD Syekh Yusuf Gowa dibantah IJUK

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan orang tua korban peristiwa bermula pada hari Jum’at Tanggal 1 November 2019 pada pukul 23.00 Wita, pelaku AS telah memperkosa gadis dibawah umur Inisial MT (11) disalasatu bengkel di Dusun IV Desa Anduna, Kecamatan Laeya Kabupaten Konsel.

“Kejadian ini dilaporkan satu hari sesudah kejadian,” terangnya.

Fitrayadi menjelaskan, berdasarkan Kronologis, sekitar pukul 19.00 Wita, Taslim (ayah Korban) dan anaknya pergi ke Kios. Setelah ayah Korban hendak kembali, Korban sudah tidak terlihat. kemudian ayah Korban mencari Korban sampai di bengkel yang berjarak sekitar 100 meter.

Pencarian ayah Korban mencari sampai dibelakang bengkel kemudian melihat pelaku berlari kekebun belakang bengkel dan menemukan anaknya dalam keadaan tidak menggunakan pakaian lagi dan telah menjadi korban pemerkosaan.

Baca Juga :  Sekdes Tamalate Diduga jarang Berkantor Bupati Gowa Diminta Ambil Tindakan

Fitrayadi menerangkan, Korban adalah anak dibawah umur, sehingga terhadap pelaku akan disangkakan pasal 81 ayat (2) Subsider Pasal 81 ayat (1) UU. RI. No. 35/2014 tentang perubahan atas UU. RI. No. 23/2002 sebagaimana telah diubah menjadi UU. RI. No. 17/2016 tentang Perpu No. 1/2016 perubahan ke-2 atas UU. RI. No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun dan denda paling banyak Rp. 300.000.000 dan paling sedikit Rp. 60.000.000.

Mengingat Tersangka juga masih Anak Dibawah Umur, sehingga proses penyidikannya akan mengacu kepada Undang-Undang RI No. 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Reporter: Marwan Toasa

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :