faktual.net,Takalar,Sulsel – Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Takalar ricuh sesaat setelah massa menolak ditemui oleh utusan Bupati. Demonstran bersikeras meminta Bupati Takalar turun langsung menemui mereka,Senin (14/09/2026) 
Urusan perwakilan yang datang adalah Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Takalar. Namun kehadirannya ditolak mentah-mentah oleh massa aksi.
“Kami Mau Bupatinya, Bukan Utusannya ini hal serius jangan di wakilkan ” Teriak kordinator aksi orasinya
Negosiasi buntu massa kemudian melanjutkan orasi dan blokade jalan di depan Kantor Bupati hingga menyandera dua mobil tangki pertamina melintas sekitar 30 menit
“Tensi demonstran memanas sempat terjadi saling dorong namun situasi dapat terkendali setelah Tim URC resmob meredam amarah massa di bawah komando KBO Satreskrim Polres Takalar hingga para “kru melanjutkan perjalanan,kami habis antar ke Bulukumba, tangkinya kosong Mau kembali kepada depot , ujar pengemudi
Dibawah terik matahari aksi kasat intelkam bagikan air ke demonstran dan berkoordinasi ke Dprd Takalar kemudian massa bergeser menggelar rapat dengar pendapat “RDP” Yang di Terima langsung pimpinan Ketua DPRD Takalar…
Dalam kegiatan RDP di ruang bamus “Ketua DPRD Takalar legislator PKB bertindak sebagai pimpinan rapat didampingi, Wakil Ketua Muh Fadel Fraksi Nasdem, Nur Alim Rukman Fraksi Nasdem Komisi III,Hj Tinri Fraksi Nasdem dan mantan aktivis Muh Ibrahim Bakri Fraksi PKS”
Peserta undangan rapat , Perwakilan Ketua Okp takalar, Pln Regional Takalar, Kadinsos Takalar, Badan statistik Takalar, dan spbu Takalar..
Suasana RDP sempat alot karna muncul kebijakan pihak SPBU ganjil genap namum berita ini di turunkan menunggu hasil rekomendasi rapat dengar pendapat.
Reporter : Asman














