oleh

Demi Terbukanya Lapangan Pekerjaan, Ketua LMND Baubau Dukung Berdirinya Alfamidi di 19 Titik

-Berita, Daerah-528 views

Faktual.Net, Baubau, Sultra — Ketua LMND Baubau mendukung berdirinya Swalayan Alfamidi walaupun belangkangan ini menuai pro kontra di kalangan masyarakat.

Dari pihak yang kontra, mereka beranggapan bahwa kehadiran Swalayan Alfamidi di Kota Baubau bakal mengganggu para pedagang lokal, khususnya UMKM di kota Baubau.

Berbeda halnya dengan pernyataan Ketua Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Baubau, Jasmin mengatakan kehadiran Swalayan Alfamidi justru membawa angin segar untuk perekonomian di kota Baubau. Saat ini Indonesia khusunya Kota Baubau perekonomian sedang berada pada masa resesi akibat pandemi. Ditambah lagi banyak para pekerja yang di PHK akibat dampak Covid-19.

Baca Juga :  Peduli Kemanusiaan, HMJ Jurnalistik UHO Galang Dana untuk Korban Gempa di Mamuju

”Swalayan Alfamidi yang akan dibangun di 19 titik di kota Baubau, memiliki banyak sisi positif untuk mengembalikan laju pertumbuhan perekonomian daerah, dalam hal ini tentunya membutuhkan banyak karyawan berkisar ratusan orang yang dapat diberdayakan sebagai tenaga kerja,” ujar Jasmin, Rabu (25/11/2020).

Selain itu juga, kehadiran minimarket di suatu daerah juga memberi keuntungan terhadap pelaku UMKM lokal, belajar dari berbagai daerah di Indonesia Alfamidi selalu memberikan ruang bagi pedagang kecil untuk berjualan sebagai tenant di teras tokonya dengan harga sewa yang terjangkau.

“Bagi home industry Alfamidi juga wajib memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk menjadi pemasok produk Home Brand Private Label (HBPL). Hal ini akan sangat berdampak baik bagi perkembangan perekonomian masyarakat, serta untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, kami telah melakukan pengecekan langsung. Bahwa ternyata harga penjualan di Alfamidi lebih tinggi dari UMKM,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati Batang dan Wabup Bersama Forkopimda Jalani Vaksinasi

Lanjutnya, sangat disayangkan jika ada yang menolak Alfamidi di Kota Baubau, karena sama halnya mereka menutup pintu rezeki bagi masyarakat.

“Atas hal itu secara tegas saya sampaikan, terkait tuduhan terhadap Alfamidi bakal memonopoli perekonomian masyarakat Baubau adalah pembohongan publik,” pungkasnya.

Reporter: Kariadi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :