faktual.net, Jakarta – Pasca pemberitaan media online faktual.net “Kantor Inspektorat Jakarta Utara Tertutup Rapat, Diduga Mahluk Kasat Mata Sulit Untuk Masuk” akhirnya Pimpinan Inspektur Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Utara Dannu Yudianto, memberikan penjelasan langsung dikantornya, Kamis (10/4).
Dannu Yudianto mengatakan alasan “melakukan pengamanan yang berlebihan” dengan Kunci Elektronik kantornya, selain mengikuti instruksi Badan Nasional Penanggulangan Tetoris (BNPT), karena tidak tersedia nya pengamanan dalam (pamdal) diarea kantornya.
“Selain mengikuti arahan BNPT untuk antisipasi orang tidak dikenal masuk tiba-tiba, saya juga mengatakan aset yang ada diruang kerja dari tangan jahil,” Ucap Dannu.
Dua juga mengatakan, sebelum proteksi berlebihan, pernah tiba-tiba ada pedagang yang masuk dan sudah berhadapan langsung dengan dirinya.
“Saya lagi kondisi fokus ke laptop bang karena evaluasi berkas, tiba-tiba ada pedagang sudah didepan meja kerja saya, dari situlah terjadi pengamanan ketat,” Ucapnya.
Dannu Yudianto mengakhiri penjelasannya untuk mengatisipasi berita media online faktual.net, akhirnya pihak irbanko mengajukan adanya Pamdal diarea kantornya ke Bagian Umum kantor Wali kota Administrasi Jakarta Utara.(zul)















